Ini 4 Jenis Infeksi Jantung pada Anak yang Harus Diwaspadai Orangtua

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Ini 4 Jenis Infeksi Jantung pada Anak nan Harus Diwaspadai Orangtua Ilustrasi(magnific)

PENYAKIT jantung tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak, terutama nan disebabkan oleh infeksi. Dokter ahli anak, dr. Sarah Rafika Nursyirwan, Sp.A, Subsp. Kardio (K), mengungkapkan ada empat jenis jangkitan jantung pada anak nan perlu diwaspadai oleh orangtua.

Dalam webinar berbareng Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dikutip Kamis (4/6), Sarah menjelaskan bahwa jangkitan ini dapat menyerang beragam lapisan jantung, mulai dari lapisan luar hingga katup jantung terdalam.

"Jantung mempunyai lapisan paling luar, otot di bagian tengah, dan lapisan terdalam nan mencakup katup jantung. Infeksi pada bagian-bagian tersebut bakal memengaruhi kegunaan jantung secara keseluruhan," ujar Sarah.

Mengenal 4 Jenis Infeksi Jantung pada Anak

Berikut adalah rincian empat jenis jangkitan jantung nan dijelaskan oleh dr. Sarah:

Jenis Penyakit Bagian nan Diserang Penyebab Utama / Risiko
Perikarditis Lapisan luar jantung (perikardium) Virus, bakteri, tuberkulosis (sering di Indonesia), autoimun (Lupus).
Miokarditis Otot jantung (miokardium) Infeksi virus alias peradangan nan menurunkan kegunaan pompa jantung.
Endokarditis Infektif Lapisan dalam & katup jantung (endokardium) Kuman dari jangkitan lain (misal: jangkitan gigi), anak dengan penyakit jantung bawaan.
Penyakit Jantung Reumatik Katup jantung Reaksi antibodi pasca-infeksi kuman Streptococcus (amandel/tonsil).

Bahaya Cairan dan Vegetasi pada Jantung

Sarah menjelaskan bahwa pada kasus perikarditis, peradangan dapat menghasilkan cairan nan terkumpul di ruang perikardium. Jika cairan terlalu banyak, jantung bakal kesulitan memompa darah ke seluruh tubuh.

Sementara itu, pada endokarditis infektif, ancaman utama adalah terbentuknya "vegetasi". Vegetasi merupakan gumpalan nan berisi kuman, sel radang, dan bekuan darah nan menempel pada katup jantung. Kondisi ini sangat rawan lantaran vegetasi bisa lepas dan mengikuti aliran darah.

"Bila lepas di sisi kiri jantung, dia bisa menuju otak, ginjal, alias personil gerak. Jika di sisi kanan, dia bakal masuk ke paru-paru dan menyebabkan sesak napas tiba-tiba serta penurunan saturasi oksigen," jelas lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut.

Waspadai Infeksi Gigi dan Amandel

Hal nan sering luput dari perhatian adalah kaitan antara jangkitan di bagian tubuh lain dengan kesehatan jantung. Sarah mengingatkan bahwa jangkitan gigi nan tidak ditangani dengan baik dapat menjadi pintu masuk kuman ke aliran darah hingga menempel di katup jantung.

Selain itu, Demam Reumatik Akut (DRA) alias Penyakit Jantung Reumatik dipicu oleh jangkitan kuman Streptococcus pada amandel. Alih-alih menyerang kuman, antibodi tubuh justru menyerang katup jantung sendiri hingga rusak.

"Kasus ini tetap cukup sering ditemukan lantaran Indonesia tetap berkarakter endemis untuk demam reumatik akut maupun penyakit jantung reumatik," pungkas Sarah. (Ant/Z-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia