Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) nanik s deyang mengundurkan diri dari jabatannya, dalam satu separuh bulan menjabat sebagai pemimpin program MBG dia pun telah melakukan sejumlah terobosan.
Terobosan pertama mengganti lima pejabat eselon satu nan diambil dari lima kementerian lembaga, ialah dari Kemenkes, Kemndikdasmen, Kemenkeu, BPKP dan Kejaksaan.
Kedua, nanik membikin 11 Tim untuk melakukan reformasi total di BGN, mulai tim refocusing ialah untuk memastikan 62 juta lebih penerima faedah saat ini tepat sasaran.
Ketiga, program MBG lebih ditujukan ke 3B ( Balita, Busui dan Bumil), anak -anak SD -SMP serta siswa semua tingkatan sekolah di area 3T.
Keempat, membentuk tim pertimbangan untuk 27.877 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) nan sudah operasional, untuk memastikan SPPG beraksi sesuai petunjuk teknis.
Kelima, sebanyak 3.000 dapur sudah diberikan pengelompokkan A, B dan C berasas standar kualitas dan keamanan pangan.
Kenam, BGN mengevaluasi nyaris 28.000 SPPG nan telah beroperasi, menemukan 414 SPPG nan belum beroperasi, tetapi telah menerima pencairan anggaran alias mempunyai rekening virtual ganda.
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·