Industri Otomotif mulai Adopsi Teknologi AI

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Industri Otomotif mulai Adopsi Teknologi AI AtlasGo memperluas upaya ke otomotif lewat kerja sama dengan Sun Motor Mitsubishi untuk menerapkan DealerView.(Dok. MI)

PERUSAHAAN teknologi Indonesia, AtlasGo, memperluas bisnisnya ke sektor otomotif melalui kerja sama strategis dengan Sun Motor Mitsubishi. Kerja sama itu dilakukan untuk menerapkan DealerView, platform berbasis AI nan digunakan membaca perilaku calon pembeli dan mengelola proses penjualan kendaraan secara digital.

Co-Founder & CEO AtlasGo, Wasudewan, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah awal perusahaan dalam membawa teknologi sales intelligence ke industri otomotif setelah sebelumnya mengembangkan solusi serupa di sektor properti.

“Perusahaan besar menghabiskan anggaran marketing nan sangat besar di beragam saluran, tetapi sering kali belum bisa menjawab dari mana lead terbaik mereka berasal. AtlasGo datang untuk menjawab persoalan itu,” kata Wasudewan dalam keterangannya.

Dalam kerja sama ini, kata dia, Sun Motor Mitsubishi bakal menggunakan DealerView untuk menghadirkan virtual showroom interaktif, pemantauan minat calon pembeli secara real-time, pengelolaan lead, atribusi penjualan, serta dashboard performa sales.

DealerView memungkinkan calon pembeli menjelajahi kendaraan secara digital, mulai dari tampilan eksterior, interior, hingga jasa purna jual. Aktivitas calon pembeli di dalam platform kemudian dianalisis untuk memandang model kendaraan nan paling diminati, fitur nan paling sering dilihat, serta indikasi kesiapan membeli.

Menurut Wasudewan, perubahan perilaku konsumen menjadi salah satu argumen teknologi seperti DealerView dibutuhkan oleh dealer otomotif. Konsumen sekarang semakin banyak melakukan riset secara online sebelum datang ke showroom.

“Teknologi ini membikin setiap rupiah nan diinvestasikan perusahaan dalam proses penjualan bisa diukur, dioptimalkan, dan diarahkan untuk menghasilkan konversi nan lebih baik,” ujarnya.

General Manager Operational Sun Motor Mitsubishi, Rudi Rimawan, mengatakan pihaknya memilih AtlasGo lantaran platform tersebut dinilai memahami kebutuhan proses penjualan di lapangan, bukan hanya menyediakan teknologi.

“Bagi kami, DealerView bukan sekadar tools, tetapi mitra strategis nan membantu tim kami menjual lebih pandai di tengah persaingan nan semakin ketat,” kata Rudi.

Industri otomotif Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menghadapi persaingan nan semakin padat, terutama dengan hadirnya banyak model kendaraan baru dan meningkatnya penetrasi kendaraan listrik. Kondisi tersebut membikin dealer kudu memperbarui langkah menjangkau konsumen, mengelola product knowledge, serta mengukur efektivitas pemasaran.

Co-Founder & CTO AtlasGo, David Kusnadi, mengatakan DealerView dikembangkan untuk membantu tenaga pemasar bekerja lebih efisien tanpa menggantikan peran mereka.

“DealerView bukan menggantikan tenaga pemasar, tetapi membantu mereka memahami posisi setiap calon pembeli dalam proses pengambilan keputusan,” kata David.

Selain DealerView untuk otomotif, AtlasGo juga mengembangkan ProperView untuk sektor properti. Perusahaan nan telah beraksi sejak 2018 itu menargetkan ekspansi jasa ke industri lain nan mempunyai proses penjualan kompleks dan siklus keputusan panjang.

Wasudewan, nan sebelumnya menjabat sebagai CEO Rumah123, berasosiasi dengan AtlasGo untuk memimpin ekspansi upaya lintas industri. Ia menilai masalah utama di banyak perusahaan saat ini adalah keterputusan antara aktivitas marketing, info konsumen, dan hasil penjualan.

Ke depan, AtlasGo menyatakan bakal memperkuat kapabilitas AI pada platformnya, termasuk pengembangan prediksi minat pembeli dan otomatisasi pendampingan sales. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia