Feby Novalius
, Jurnalis-Kamis, 08 Oktober 2026 |15:58 WIB

Menperin (Foto: Okezone)
JAKARTA – Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji meminta jasa publik Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dipercepat, termasuk dengan menambah Hari Pelayanan Publik dari sekali menjadi dua kali seminggu agar antrean konsultasi pelaku industri lebih pendek. Menurutnya, kecepatan menjadi salah satu kunci dalam menghadapi persaingan industri nan kian ketat.
Menperin juga berbincang dengan sejumlah visitor nan sedang menunggu giliran. Interaksi tersebut menjadi bagian dari upaya mendengarkan langsung pengalaman dan kebutuhan masyarakat dalam mengakses jasa kementerian.
“Pelayanan publik, baik perizinan maupun konsultasi, sudah menunjukkan perkembangan nan semakin baik. Namun, bagi saya, baik saja kadang tidak cukup. Harus lebih baik lagi dan terus ditingkatkan agar masyarakat maupun pelaku industri semakin puas dengan pelayanan nan diberikan. Selain kualitas, kecepatan pelayanan juga kudu menjadi perhatian kita,” kata Menperin, Kamis (8/10/2026).
Menurut Sarmuji, peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya berangkaian dengan penyediaan sarana dan prasarana nan memadai, tetapi juga kudu diikuti dengan perbaikan sistem kerja, penyederhanaan proses, serta percepatan waktu penyelesaian layanan.
Salah satu langkah nan didorongnya adalah penambahan gelombang Hari Pelayanan Publik nan selama ini digelar setiap Kamis.
“Selama ini kita mempunyai Hari Pelayanan Publik setiap Kamis. Saya minta agar tidak hanya satu hari dalam seminggu, tetapi bisa menjadi dua hari, misalnya Selasa dan Kamis. Dengan demikian, masyarakat dan pelaku industri mempunyai lebih banyak kesempatan untuk berkonsultasi sehingga antrean pelayanan juga semakin pendek,” ungkapnya.
Perusahaan nan bisa bergerak sigap dan beradaptasi terhadap perubahan mempunyai kesempatan lebih besar untuk memenangkan persaingan, termasuk ketika berhadapan dengan perusahaan berskala upaya lebih besar.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·