Binti Mufarida
, Jurnalis-Sabtu, 14 Maret 2026 |20:30 WIB

Israel serang Lebanon (Foto: Yenisafak)
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan bahwa Indonesia mengecam keras serangan Israel di Lebanon selatan nan merupakan pelanggaran serius terhadap norma humaniter internasional dan Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa 1701 (2006).
"Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak untuk menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon, menghentikan serangan nan membahayakan penduduk dan prasarana sipil, serta kembali pada perbincangan dan diplomasi guna mencegah eskalasi lebih lanjut dan mewujudkan perdamaian," tulis Kemlu lewat akun media sosial X resminya, Sabtu (14/3/2026).
Pemerintah Indonesia, tulis Kemlu, juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya ketegangan di Lebanon, khususnya di Beirut dan sepanjang garis demarkasi Blue Line di Lebanon selatan, serta atas serangan terhadap pos UNIFIL nan telah menyebabkan luka pada sejumlah personel pemelihara perdamaian.
"Indonesia menegaskan tanggung jawab seluruh pihak di bawah norma internasional untuk menjamin keselamatan dan keamanan personel dan properti PBB," tegasnya.
Kemlu memastikan pemerintah Indonesia terus memantau secara dekat perkembangan situasi serta dampaknya terhadap Kontingen Garuda nan bekerja di UNIFIL, dan memastikan bahwa keselamatan dan keamanan personel pasukan pemelihara perdamaian menjadi prioritas utama dalam situasi saat ini.
"Pemerintah Indonesia menyampaikan penghargaan atas integritas, profesionalisme, dan dedikasi Kontingen Garuda berbareng UNIFIL dalam menjalankan mandatnya untuk menjaga stabilitas dan perdamaian di Lebanon selatan, dan berambisi agar seluruh Kontingen Garuda diberikan keselamatan," katanya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·