Incar Pengakuan UNESCO, Barongan Blora Siap Mendunia

Sedang Trending 8 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur, berbareng Pemerintah Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah, pada Jumat sore (16/10/2026), melaksanakan penandatanganan kesepakatan berbareng alias memorandum of understanding (MoU). Terkait kerjasama support pelestarian seni budaya Barongan Blora nan diusulkan mendapatkan pengakuan dari UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia dari Indonesia melalui jalur USL Extension Reog Ponorogo.

Penandatanganan dilaksanakan langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo, Lisdyarita, dengan Bupati Blora, Arief Rohman, di Pringgitan Rumah Dinas Bupati Ponorogo. Hadir dari Blora, membersamai Bupati, ada Wakil Bupati, Sri Setyorini, Wakil Ketua DPRD Blora Lanova Candra Tirtaka, Ketua Dekranasda, Ainia Shalicah, Pj. Sekda Blora Dasiran, dan OPD terkait. Lengkap dengan para seniman Barongan Blora dari unsur pegiat, praktisi, akademisi, perajin hingga penari barong dan Bolo Reog Blora.

Dalam sambutannya, Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan keinginannya agar Barongan Blora bisa masuk terdaftar dan mendapatkan pengakuan dari Unesco sebagai Warisan Budaya Tak Benda nan satu rumpun dengan Reog Ponorogo. Agar tidak diklaim oleh wilayah lain.

"Kami mau agar Barongan Blora ini bisa masuk menjadi salah satu warisan budaya UNESCO jalur extension, menyusul Reog Ponorogo. Tentunya proses ini kami mohonkan dukungannya dari Ibu Plt Bupati Ponorogo agar nantinya bisa meniru jejak Reog Ponorogo nan sudah terlebih dulu diakui UNESCO," ucap Arief, Sabtu (17/10/2026).

"Teringat beberapa waktu lampau saat saya berjamu kesini. Diingatkan Ibu Plt. Bupati agar Blora bisa segera mendaftarkan keseniannya ke UNESCO lewat extension Reog Ponorogo. Sehingga kami laksanakan tahapannya sekarang, sebelum didahului oleh Pemkab lainnya nan juga memiki karakter barongan," tambah Arief.

Sementara, Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita mengapresiasi kesungguhan Bupati Blora dan jejeran hingga organisasi seniman Barongan nan telah jauh jauh ke Ponorogo untuk meminta support ke UNESCO.

"Terimakasih untuk Kabupaten Blora, termasuk Bapak Bupatinya nan luar biasa. Jadi ini adalah program extension agar semuanya melangkah lancar dalam rangka Blora juga mengusulkan ke Unesco juga. Kami dari Ponorogo siap membantu untuk proses prosesnya dan untuk pengajuannya seperti nan kami lakukan sebelumnya. Akan kami berikan pengetahuan ilmu termasuk dalam rangka nguri-nguri budaya. Semoga kedepan anak anak muda semakin doyan dengan budayanya. Blora dan Ponorogo bisa meningkatkan kerjasamanya tidak hanya seni budaya, namun juga UMKM dan lainnya," ujar Bunda Rita (sapaan akrabnya).

Tidak hanya unsur dari Pemkab Ponorogo, namun unsur seniman Reog Ponorogo juga mendukung agar Barongan Blora bisa masuk UNESCO jalur extension alias jalur ekspansi Reog Ponorogo.

Usai penandatanganan, dilanjutkan dengan aktivitas pentas Reog Ponorogo dengan Barongan Blora di laman Pringgitan Rumah Dinas Bupati Ponorogo.

Tim Asistensi UNESCO nan mengawal pendaftaran Barongan Blora juga melakukan pengambilan video pengarsipan pernyataan support dari Pemkab Ponorogo dan para seniman reog untuk kelengkapan arsip pengajuan usulan ke UNESCO. Diantaranya ke Padepokan Seni Kawula Bantarangin di Kecamatan Sumoroto, Pedopokan Griya Reyog Tua Siman, dan Padepokan Tari Langen Kusuma Ronowijayan Babadan.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News
↑