INALUM Cetak Rekor Kinerja Tertinggi, Produksi dan Penjualan Capai All-Time High

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
INALUM Cetak Rekor Kinerja Tertinggi, Produksi dan Penjualan Capai All-Time High Ilustrasi(Dok Istimewa )

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), mencatatkan keahlian finansial dan operasional terbaik sepanjang lebih dari lima dasawarsa perjalanan perusahaan. Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 nan digelar di Kantor INALUM, Gedung Energi, SCBD, Jakarta.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025 nan memperoleh opini wajar dalam semua perihal nan material. Perseroan juga mendapatkan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas penyelenggaraan pengurusan dan pengawasan selama tahun kitab 2025.

Corporate Secretary INALUM, Mahyaruddin A.R., mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil dari transformasi operasional dan peningkatan efisiensi nan dijalankan perusahaan secara konsisten.

“Pencapaian Tahun Buku 2025 merupakan hasil dari konsistensi transformasi operasional, peningkatan efisiensi, serta kerjasama seluruh insan INALUM dan support Grup MIND ID. Kinerja terbaik sepanjang sejarah perusahaan ini menjadi bukti bahwa strategi penguatan daya saing dan hilirisasi nan kami jalankan telah memberikan hasil nan nyata,” kata dia dikutip dari keterangan tertulis nan diterima, Senin (22/6).

Sepanjang 2025, INALUM membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 10% dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut ditopang peningkatan volume penjualan serta membaiknya nilai jual komoditas aluminium. Di saat nan sama, untung bersih konsolidasian tumbuh 15% secara tahunan, sementara EBITDA meningkat 17%.

Dari sisi operasional, perusahaan mencatat produksi aluminium sebesar 280.082 metrik ton alias meningkat sekitar 2% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, volume penjualan mencapai 280.141 metrik ton alias tumbuh sekitar 1% secara tahunan. Kedua capaian tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah berdirinya perusahaan.

Peningkatan keahlian operasional tersebut didukung penyelesaian Proyek Pot Upgrading nan meningkatkan kapabilitas produksi terpasang menjadi sekitar 274 ribu ton per tahun. Proyek tersebut dilakukan melalui peningkatan teknologi tungku reduksi ke arus 235 kA pada 170 tungku di Potline 2.

Selain mencatat pertumbuhan bisnis, INALUM juga mempertahankan tingkat kesehatan perusahaan pada kategori “AA” dengan pengelompokkan “Sehat”. Perseroan memperoleh Final Rating idAA-/Stable serta Standalone Rating idA+(sa) dari PEFINDO.

Pada aspek tata kelola, tingkat mengambil prinsip ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) diproyeksikan meningkat menjadi 87,54% pada 2025, dari sebelumnya 81,01% pada tahun 2024. Peningkatan tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam memperkuat praktik tata kelola nan baik dan berstandar internasional.

Di bagian sosial dan lingkungan, INALUM merealisasikan beragam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), di antaranya pemberian danasiwa kepada 145 penerima manfaat, training bagi 110 guru, penanaman 15 ribu pohon mangrove, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di tiga lokasi, serta penyaluran pembiayaan bagi pelaku upaya mikro dan kecil.

RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus perusahaan. Posisi Direktur Utama sekarang dijabat oleh Melati Sarnita, didampingi jejeran dewan dan komisaris baru nan diharapkan bisa melanjutkan momentum pertumbuhan perusahaan.

Dengan fondasi keahlian nan semakin kuat, INALUM optimistis dapat terus memperkuat hilirisasi aluminium nasional, meningkatkan daya saing industri dalam negeri, serta memberikan kontribusi nan berkepanjangan bagi perekonomian nasional dan seluruh pemangku kepentingan. (E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia