Ilmuwan Usulkan Suntikan Bahan Kimia ke Medan Magnet Bumi untuk Tangkal Badai Matahari Ekstrem

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilmuwan Usulkan Suntikan Bahan Kimia ke Medan Magnet Bumi untuk Tangkal Badai Matahari Ekstrem Ilustrasi Badai Matahari(Helio Viewer)

BADAI mentari ekstrem berskala besar berpotensi melumpuhkan jaringan listrik global, merusak satelit navigasi, hingga memicu kejadian nan kerap disebut "kiamat internet". Untuk mengantisipasi skenario jelek tersebut, sekelompok intelektual mengusulkan sebuah buahpikiran radikal: menyemprotkan unsur kimia unik langsung ke medan magnet Bumi.

Proposal unik ini diajukan oleh tim peneliti antariksa internasional dalam studi terbaru mereka. Tujuannya adalah memperkuat alias memodifikasi area magnetosfer, lapisan perisai alami nan melindungi Bumi dari radiasi berbahaya, agar bisa membelokkan semburan partikel bermuatan super sigap nan dilepaskan oleh Matahari saat terjadi Coronal Mass Ejection (CME) alias Lontaran Massa Korona.

Secara teknis, rencana ini melibatkan armada satelit alias roket unik nan bekerja melepaskan unsur kimia tertentu, seperti barium alias litium, ke wilayah sabuk radiasi Bumi. Ketika zat-zat kimia ini berinteraksi dengan radiasi matahari, mereka bakal terionisasi dan menciptakan awan plasma buatan. Awan inilah nan nantinya berfaedah sebagai "bemper" tambahan untuk menyerap alias mengalihkan daya destruktif dari angin besar mentari sebelum sempat menyentuh atmosfer atas Bumi.

"Kita kudu mulai memikirkan perlindungan aktif untuk prasarana modern kita di luar angkasa dan di permukaan Bumi," ujar salah satu peneliti dalam laporan tersebut. "Metode ini memang terdengar seperti fiksi ilmiah, namun secara teoritis dapat memberikan perlindungan taktis di area-area sensitif nan paling rawan terkena akibat gangguan geomagnetik."

Meski menjanjikan perlindungan bagi sistem GPS, komunikasi penerbangan, dan trafo listrik bawah tanah, proyek berskala makro ini memicu perdebatan sengit di kalangan organisasi ilmiah. Banyak peneliti lain nan memperingatkan adanya akibat pengaruh samping nan belum diketahui secara pasti.

Menyuntikkan material asing ke magnetosfer dikhawatirkan dapat mengganggu kestabilan alami sabuk radiasi Van Allen. Dampak buruknya justru bisa membahayakan satelit-satelit fungsional nan saat ini sedang mengorbit Bumi, alias apalagi memicu gangguan cuaca antariksa jenis baru nan tidak terprediksi.

Hingga saat ini, proposal tersebut tetap berada dalam tahap simulasi komputer dan pemodelan teoretis awal. Para intelektual menegaskan perlunya riset mendalam serta izin internasional nan sangat ketat sebelum teknologi pengkondisian ruang angkasa (space geoengineering) ini betul-betul diuji coba secara langsung. (space/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia