Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

loading...

Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia. Foto/ viet

LONDON - Peningkatan lingkar pinggang seiring bertambahnya usia mungkin bukan hanya disebabkan oleh makan berlebihan alias kurang olahraga, lantaran para intelektual telah menemukan sekelompok sel nan muncul seiring bertambahnya usia tubuh nan dapat mendorong pembentukan lemak baru.

Lemak perut di usia paruh baya bukan hanya disebabkan oleh makan berlebihan; perihal itu mungkin mengenai dengan pertumbuhan sel baru.

Bukti menunjukkan bahwa lemak perut meningkat seiring bertambahnya usia.
Banyak orang nan memasuki usia paruh baya menyadari perubahan nan sangat umum: lingkar pinggang mereka secara berjenjang bertambah, meskipun berat badan keseluruhan mereka tidak meningkat secara signifikan.

Hal ini sejak lama dianggap sebagai akibat dari style hidup, metabolisme nan melambat, alias penurunan massa otot seiring bertambahnya usia. Namun, sebuah studi baru menunjukkan bahwa perubahan nan lebih dalam mungkin terjadi di dalam jaringan lemak pada tingkat seluler.

Para ilmuwandi City of Hope, sebuah pusat penelitian dan pengobatan biomedis di AS, mengatakan bahwa mereka telah mengidentifikasi sekelompok sel induk dewasa nan mengenai dengan peningkatan lemak perut seiring bertambahnya usia.

Temuan ini, nan dipublikasikan di jurnalScience, membuka jalan baru untuk menjelaskan peningkatan lemak perut pada usia paruh baya.

Dr. Qiong (Annabel) Wang, penulis pendamping studi dan guru besar madya endokrinologi molekuler dan seluler di Arthur Riggs Institute for Diabetes and Metabolism Research di City of Hope, mengatakan bahwa orang biasanya kehilangan otot dan bertambah lemak seiring bertambahnya usia, meskipun berat badan keseluruhan mereka relatif tidak berubah.

Tim peneliti menemukan bahwa proses penuaan dapat memicu munculnya jenis sel induk matang baru, nan secara signifikan meningkatkan keahlian tubuh untuk menciptakan lebih banyak sel lemak, terutama di sekitar area perut.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews