IHSG Ditutup Melemah ke 6.220, Investor Bersiaga Jelang Rilis MSCI

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
IHSG Ditutup Melemah ke 6.220, Investor Bersiaga Jelang Rilis MSCI Ilustrasi(Antara)

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Rabu (17/6). Pelemahan ini terjadi di tengah sikap penanammodal nan condong wait and see alias berhati-hati menanti arah kebijakan suku kembang acuan, baik dari domestik maupun global, serta pengumuman indeks MSCI.

IHSG terkoreksi sebesar 34,23 poin alias 0,55 persen ke posisi 6.220,74. Berbeda dengan indeks sektoral secara umum, golongan 45 saham unggulan alias indeks LQ45 justru mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,55 poin alias 0,09 persen ke posisi 625,23.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menjelaskan bahwa pergerakan IHSG condong variatif (mixed) lantaran pasar sedang menantikan sejumlah agenda ekonomi krusial. "Investor condong bersikap hati-hati menjelang kebijakan suku kembang referensi dalam pertemuan FOMC The Fed dan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia nan dijadwalkan pada Kamis (18/6)," ujar Ratna dalam kajiannya di Jakarta.

Konsensus pasar memproyeksikan The Fed bakal mempertahankan suku kembang referensi di level 3,5-3,75 persen. Sementara itu, Bank Indonesia diperkirakan bakal meningkatkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen. Selain aspek suku bunga, pelaku pasar juga mencermati MSCI Global Market Accessibility Review dan rebalancing indeks FTSE.

Ringkasan Perdagangan IHSG (17 Juni 2026)

Posisi Terakhir 6.220,74 (-0,55%)
Nilai Transaksi Rp24,67 Triliun
Volume Perdagangan 31,47 Miliar Lembar Saham
Frekuensi 2.315.000 Kali Transaksi
Kurs Rupiah (Spot) Rp17.762 per Dolar AS (-0,21%)

Analisis Sektoral dan Saham

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, kebanyakan sektor berhujung di area merah. Sektor industri mencatatkan penurunan terdalam hingga 2,51 persen, disusul sektor transportasi & logistik (-2,03 persen) dan sektor daya (-2,01 persen). Sebaliknya, hanya dua sektor nan menguat, ialah sektor peralatan konsumen primer (0,58 persen) dan sektor prasarana (0,32 persen).

Saham-saham nan menjadi top gainers hari ini antara lain BCIC, DEFI, ESIP, RONY, dan KONY. Di sisi lain, saham-saham nan mengalami tekanan jual signifikan (top losers) meliputi GHON, BINA, NZIA, BREN, dan POLU.

Secara keseluruhan, sebanyak 306 saham menguat, 409 saham menurun, dan 244 saham stagnan. Di pasar regional Asia, pergerakan bursa terpantau beragam. Indeks Nikkei (Jepang) naik 0,83 persen dan Shanghai (Tiongkok) naik 0,40 persen, sementara Hang Seng (Hong Kong) melemah 0,74 persen. (Ant/I-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia