Anggie Ariesta
, Jurnalis-Rabu, 28 Januari 2026 |09:58 WIB

IHSG Anjlok Usai MSCI Bekukan Rebalancing Indeks, BEI Buka-bukaan Data Kepemilikan Saham (Foto: Okezone)
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) berbareng otoritas pasar modal lainnya segera mengambil langkah proaktif menanggapi keputusan pengelola indeks global, MSCI, nan membekukan sementara perubahan indeks pada saham-saham Indonesia. Otoritas menegaskan komitmennya untuk memenuhi standar transparansi nan diharapkan oleh penanammodal global.
Adapun perihal tersebut juga membikin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk pada perdagangan pagi ini, Rabu (28/1/2026). Indeks dibuka turun 6,53 persen ke level 8.393,51.
Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menyatakan bahwa sinergi antara OJK, BEI (IDX) dan KSEI terus diperkuat untuk memberikan penjelasan serta solusi atas keraguan nan muncul mengenai info kepemilikan saham publik (free float).
"Terkait dengan pengumuman dari MSCI pagi ini, OJK, IDX, dan KSEI bakal terus melakukan obrolan dengan MSCI. Sebelumnya, kami telah melakukan peningkatan keterbukaan dengan penyampaian pengumuman info free float di website BEI," tulis Kautsar kepada awak media, Rabu (28/1/2026).
Pihak otoritas juga membuka ruang lebar bagi MSCI untuk memberikan masukan lebih lanjut jika keterbukaan info nan ada saat ini dianggap tetap belum mencukupi standar internasional.
"Namun jika dirasakan MSCI belum cukup, kami bakal terus melakukan obrolan atas transparansi info sesuai proposal MSCI untuk menemukan kesepakatan," pungkas Kautsar.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·