ZI, penduduk Kabupaten Demak, Jawa Tengah akhirnya melaporkan laki-laki nan diduga merekam anaknya saat buang air besar (BAB) di toilet salah satu masjid di Kudus ke polisi. ZI melapor ke polisi lantaran terduga pelaku tak kunjung mengakui perbuatannya.
"Alasan saya akhirnya melapor ke Polres Kudus lantaran terduga pelaku belum mau mengakui. Padahal sudah Kepergok saya. Dia justru playing victim," katanya kepada kumparan, Sabtu (1/8).
ZI melayangkan laporannya ke Polres Kudus pada Jumat (31/7). Ia juga telah dimintai keterangan soal kronologi kejadian.
"Banyak korban lain nan speakup. Itu saya kumpulkan. Terkait peralatan bukti saya serahkan video dan screenshot bukti dia merekam," sambungnya.
Keputusan melapor ke Polres Kudus itu dilakukan ZI juga setelah berkompromi dengan pihak keluarga. Keluarganya mendukung perihal keputusannya melapor ke aparat.
Sementara, mengenai berita pelaku nan juga berencana melaporkan ZI, dirinya belum mengetahui kelanjutannya.
"Soal pelaku nan bilang mau melaporkan balik, saya belum tahu," terangnya.
Di sisi lain, putrinya mendapatkan trauma psikis atas kejadian ini. Bahkan putrinya hari ini tidak bersekolah.
"Harapan kami proses penyelidikan segera dilakukan," imbuhnya.
Sementara itu, Kapolsek Jati, AKP Hadi Noor Cahyo membenarkan adanya laporan tersebut.
"Iya sudah lapor ke Polres Kudus. Akan segera ditindaklanjuti," ujar Hadi.
Awal Mula Kasus
Putri ZI direkam saat sedang BAB oleh seorang laki-laki nan tiba-tiba masuk ke bilik mandi wanita sebuah masjid di Kudus. Semua bermulai saat anaknya pulang sekolah pada Rabu (29/7) kemarin.
Saat itu, anaknya kebelet BAB. Menurut keterangan ZI, putrinya nan tetap duduk di jenjang TK itu tidak bisa buang air besar di sekolah lantaran air di sekolah habis.
Akhirnya, dia mengantarkan anaknya ke bilik mandi wanita di salah satu masjid. Lokasi tersebut tak jauh dari tempat sekolah putrinya. Sedangkan anaknya nan nomor dua ditinggal di dalam mobil.
Setelah mengantar anaknya ke toilet, ZI kembali ke mobil untuk membetulkan posisi parkir mobilnya.
Kemudian, ZI kembali mengecek anak pertamanya itu. Dia langsung kaget lantaran ada laki-laki nan masuk ke bilik mandi anaknya sembari merekam dengan ponsel.
"Pria itu merekam. Saya lihat sendiri dia jongkok kemudian memvideo kemaluan anak saya. Terus laki-laki itu masuk ke bilik mandi sebelah," terangnya.
ZI menduga pelaku masuk ke bilik mandi sebelah untuk menghapus video tersebut. Terlebih saat itu tidak ada bunyi air.
Video hasil rekaman ZI viral, memperlihatkan seorang laki-laki nan bersikeras menyangkal telah memvideo putrinya.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·