I.League Peringatkan Suporter Jaga Ketertiban, Ancam Sanksi Pengurangan Poin

Sedang Trending 1 hari yang lalu

I.League Peringatkan Suporter Jaga Ketertiban, Ancam Sanksi Pengurangan Poin

I.League Peringatkan Suporter Jaga Ketertiban, Ancam Sanksi Pengurangan Poin (Dok ileague)

JAKARTA - PT Liga Indonesia Baru (I.League) memperingatkan semua pihak, khususnya suporter untuk menjaga ketertiban dan keamanan sepak bola Indonesia. Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menegaskan pihaknya mendorong hukuman pengurangan poin bagi siapapun nan melanggar.

1. Ancam Sanksi Pengurangan Poin

Sepak bola Indonesia belakangan ini tercoreng dengan sejumlah kejadian di luar lapangan. Gesekan antarsuporter hingga penyerangan bus tim Elite Pro Academy (EPA) terjadi dalam kurun waktu kurang dari sepekan.

Insiden nan menjadi sorotan adalah penyerangan bus EPA Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah pada Minggu (11/10/2026). Sehari kemudian, bus rombongan The Jakmania -suporter Persija Jakarta- Cikampek diserang di Tol Palikanci KM 200.

Rentetan kejadian ini membikin Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berang. Erick meminta semua pihak untuk menjaga ketertiban dan keamanan baik di dalam maupun luar stadion. Dia juga memberi ultimatum kepada operator kompetisi, I.League, untuk menuntaskan kasus ini.

Erick apalagi menyatakan pihaknya, dalam perihal ini PSSI, bakal ikut kombinasi jika masalah tak selesai alias apalagi terulang. Soal ini, Ferry menyatakan I.League sejalan dengan Erick Thohir.

Ferry Paulus (Okezone) Ferry Paulus (Okezone)

"Kami sepenuhnya mendukung sikap Ketua Umum PSSI. Sepak bola Indonesia sedang berkembang ke arah nan semakin baik. Kompetisi semakin kompetitif, atmosfer stadion semakin hidup, dan suporter tim tamu akhirnya kembali bisa hadir," kata Ferry dilansir dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Jumat (16/10/2026).

"Semua kemajuan ini kudu kita jaga. Jangan sampai tindakan kekerasan justru membawa sepak bola kita kembali mundur," sambungnya.

Ferry juga mendorong para penegak norma untuk memberikan pengaruh jera kepada pelaku nan mengganggu keamanan sepak bola Indonesia. Dia juga meminta PSSI untuk memberikan hukuman tegas kepada klub nan berkaitan, termasuk pengurangan poin.

"Melihat perkembangan dan potensi bentrok nan mulai muncul, kami berpandangan bahwa ketentuan balasan perlu diperkuat," tutur Ferry.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑