Sebelumnya, BPBD DKI telah mengeluarkan peringatan awal potensi cuaca ekstrem di wilayah Jakarta periode 29 April hingga 3 Mei 2026.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan info ini berasas info BMKG, wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu. Ibu kota diprakirakan bakal diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat nan berpotensi menimbulkan akibat hidrometeorologi.
"Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem. Kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam meminimalkan akibat bencana, khususnya banjir dan genangan," kata Isnawa kepada wartawan di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
BPBD DKI juga membujuk masyarakat untuk memantau perkembangan kondisi secara berkala melalui beragam kanal info resmi, seperti pemantauan tinggi muka air melalui laman bpbd.jakarta.go.id/waterlevel serta pembaruan info banjir di pantaubanjir.jakarta.go.id.
"Selain itu, masyarakat di wilayah Jakarta juga disarankan untuk dapat menyiapkan perlengkapan darurat seperti payung alias jas hujan serta tas siaga bencana," ucap Isnawa.
Masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi call center Jakarta Siaga 112 ketika dalam kondisi darurat alias andaikan memerlukan pertolongan. Layanan ini beraksi 24 jam dan dapat diakses secara gratis.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·