HST Atur Tiga Zona Distribusi Solar Subsidi untuk Atasi Antrean Truk

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

, BANJARMASIN, – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, mengatur tiga area pengedaran bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi untuk melayani kebutuhan 536 pengemudi truk. Langkah ini diambil untuk mengurai antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan HST, Aris Waluyo, menyatakan bahwa penataan ini merupakan hasil rapat dengan Persatuan Sopir Truk Kabupaten Barabai (PSTKB). Rapat tersebut dipimpin oleh Dinas Perdagangan dan dihadiri perwakilan SPBU, pengemudi truk, serta lembaga terkait, sebagai tindak lanjut dari aspirasi nan disampaikan para pengemudi di DPRD HST beberapa waktu lalu.

Sebanyak 536 pengemudi nan tergabung dalam PSTKB HST dibagi ke dalam tiga area untuk mempermudah pengedaran solar subsidi. Zona 1 mencakup Kecamatan Limpasu, Batang Alai Timur (BAT), Batang Alai Selatan (BAS), hingga Batang Alai Utara (Batara) dengan 169 sopir. Zona 2 meliputi Kecamatan Batu Benawa, Barabai, dan Hantakan dengan 196 sopir. Sedangkan Zona 3 meliputi Kecamatan Pandawan, Haruyan, Labuan Amas Utara (LAU), dan Labuan Amas Selatan (LAS) dengan 171 sopir.

Aris menegaskan bahwa penyaluran solar bakal tetap merujuk pada harga satuan tertinggi (HET) sebesar Rp6.800 per liter sesuai ketetapan pemerintah. Sistem pengedaran dilakukan melalui penjadwalan pengisian secara bergantian di SPBU setiap minggu, dengan penjadwalan nan berbeda untuk setiap zona.

Minggu pertama, Zona 1 dijadwalkan di SPBU Telang, Zona 2 di SPBU Mandingin, dan Zona 3 di SPBU Sungai Rangas. Minggu kedua, Zona 1 di SPBU Mandingin, Zona 2 di SPBU Gambah, dan Zona 3 di SPBU Walangku. Minggu ketiga, Zona 1 di SPBU Jalan Tol, Zona 2 di SPBU Kapuh, dan Zona 3 di SPBU Balanti. Minggu keempat, Zona 1 di SPBU Sungai Rangas, Zona 2 di SPBU Balanti, dan Zona 3 di SPBU Durian Gantang.

Aris berambisi pengaturan ini membawa akibat positif di lapangan dan proses pengisian dapat melangkah lebih tertib, serta mengimbau para pengemudi untuk menjaga ketertiban agar aktivitas masyarakat dan pedagang di sekitar SPBU tidak terganggu.

Manajer SPBU Mandingin, Purwadi, menyatakan dukungannya terhadap pengaturan ini, mengingat keterbatasan pasokan solar nan rata-rata tersedia 8.000 liter per hari, nan jika dibagi rata setiap pengemudi mendapatkan sekitar 40 liter per hari.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional