Jakarta, CNN Indonesia --
Handphone merek i-Phone milik wartawan Aryodamar diduga dicopet saat dirinya sedang meliput aktivitas Zikir & Doa Kebangsaan di area Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (1/8).
Peristiwa itu bermulai ketika Aryodamar dan dua wartawan lainnya hendak beranjak dari letak aktivitas menuju tenda media untuk mencari sinyal pada pukul 17.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sempat salah jalan, ke arah pintu masuk. Jadi, disuruh ke arah pintu keluar nan benar. Nah, pas lagi cari akses nan betul itu, saya sempat merasa disenggol orang. Enggak lama dari situ saya sadar HP (iPhone 13) saya hilang," kata Aryodamar saat membikin laporan kehilangan, Sabtu (1/8) malam.
Aryodamar kemudian melapor kepada polisi nan berjaga di sekitar Monas. Ternyata, dia tak seorang diri menjadi korban pencopetan dalam aktivitas tersebut.
"Ternyata di sana ada tiga orang lain nan juga kehilangan. Mereka ada nan kehilangan dompet dan HP. Lalu kami dibawa satu mobil ke Polsek Gambir untuk buat laporan," terang dia.
Sementara itu, Kapolsek Gambir AKBP Agus Ady Wijaya, mengatakan pihaknya saat ini sudah menerima laporan Aryodamar dan korban lainnya. Ia menegaskan jajarannya bakal mendalami setiap laporan nan masuk.
"Anggota sudah melayani korban dan membuatkan laporan. Selanjutnya kami bakal mengusut dan mengejar pelaku," kata Agus saat dikonfirmasi.
Acara Zikir & Doa Kebangsaan di Monas ini dihadiri oleh ribuan orang lintas kepercayaan nan datang dari beragam wilayah. Acara tersebut berjalan sejak sore hingga malam hari.
(ryn/els)
[Gambas:Video CNN]
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·