Horor Tawuran Tewaskan Pegawai MBG di Bogor

Sedang Trending 5 hari yang lalu
Jakarta -

Pegawai salah satu dapur MBG di Cikarang, Bekasi, berinisial MHF (21) menjadi korban pembacokan pelaku tawuran di Tanahsareal, Kota Bogor. Para pelaku pun telah ditangkap.

Adapun tawuran ini melibatkan tiga golongan geng. Tawuran tersebut menewaskan satu orang pemuda nan merupakan pegawai MBG.

"Iya betul. Iya ini modusnya tawuran, korban dibacok dan meninggal. Korban itu inisialnya MHF, usianya 21 tahun. Dia bukan pelajar, sudah bekerja di salah satu MBG di Cikarang," kata Kanit Reskrim Polsek Tanahsareal Iptu Roy Siagian ketika dimintai konfirmasi, Senin (15/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Roy menyebut tawuran terjadi antargeng dari wilayah Yasmin, Cimanggu, dan Tanahsareal, Kecamatan Tanahsareal, pada Minggu (14/6) awal hari. Korban diduga menjadi sasaran pelaku tawuran ketika melintas di letak berbareng adiknya.

Pembacokan Dipicu Klakson

Saat itu korban melintas. Pembacokan dipicu korban membunyikan klakson ke pelaku tawuran.

"Dia mau pulang sama adiknya, dia naik motor mau lewat ke Kebon Pedes lewatin orang tawuran itu, diklaksonin kan. Nah, disangkanya para pelaku ini, mungkin dia (korban) dari golongan nan tawuran, jadi langsung dibacokin," kata Roy.

Roy menyebut korban sempat dibawa ke rumah sakit, tapi dinyatakan meninggal dunia. Korban, menurut Roy, mengalami sejumlah luka bacokan di kepala, punggung, hingga lengan.

"Ada 6 titik bacokan di punggung, tangan, bahu. Jadi kemarin saya ke rumah sakit dan cek nan terlihat ada 6 luka bacokan, iya termasuk di kepala," kata Roy.

Tujuh Orang Ditangkap

Roy mengatakan saat ini pihaknya sudah menangkap tujuh orang diduga mengenai tawuran tersebut. Dari tujuh orang, sebanyak tiga orang merupakan pelaku pembacokan dan empat lainnya saksi.

"Yang diamankan total ada tujuh orang. Tiga orang kita tetapkan sebagai pelaku dan empat saksi. Dari empat saksi ini dua (orang) ikut pada saat tawuran, (kemudian) dua orang berjumpa setelah kejadian dan sudah kita pulangkan," kata Roy.

Korban Tidak Kenal Pelaku

Roy menyebut saat itu korban berjumpa sejumlah pemuda nan sedang terlibat tawuran. Lalu, dia menjadi sasaran pembacokan.

"Dia ini kan kerja di MBG Cikarang, malam itu (korban) baru pulang juga, lewat di letak tawuran. Dari keterangan family juga menyebut tidak terlibat tawuran dan dari pelaku juga mereka memang tidak kenal," ungkapnya.

"Dia ke rumah bibinya, keluarganya kan banyak nan tinggal di Kebon Pedes. Begitu dia mau pulang sama adiknya, dia naik motor mau lewat ke Kebon Pedes lewatin orang tawuran itu, diklaksonin kan," imbuhnya.

Roy menambahkan, pada saat korban melintas, sedang terjadi tawuran nan melibatkan tiga golongan pemuda. Para pelaku tawuran merupakan golongan geng dari Jasmin, Cimanggu, dan Kebon Pedes.

"Jadi ada tiga golongan geng, ada namanya geng Jasmin, geng Cimanggu, sama (geng) Kebon Pedes itu. Jadi geng Jasmin sama Cimanggu gabung musuh Kebon Pedes. Kejadian kita dapat info jam 03.30 WIB," kata Roy.

(rdp/rdp)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News