Homeless Media Respons Qodari soal Jadi Mitra Pemerintah

Sedang Trending 6 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah homeless media yang disebut Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) M. Qodari tergabung dalam New Media Forum merespons soal penyebutan nama mereka sebagai mitra pemerintah.

Qodari menyebut sejumlah media nan dia sebut sebagai homeless media itu berpadu dalam New Media Forum.

Ia juga menyebut sejumlah platform nan tergabung dalam forum itu, mulai dari Folkative, Indozone, Dagelan, Indomusikgram, Infipop, USS Feeds, Bapak-bapak ID, Menjadi Manusia, GNFI, Creativox, Kok Bisa, Taubatters, Pandemictalks, Kawan Hawa, Volix, Ngomongin Uang, Big Alpha, Goodstats, Hai Dudu, Proud Project, Kumpul Leaders, CXO Media, The Mapple Media, Melodi Alam, Mahasiswa dan Jakarta, serta Mature Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kehadiran teman-teman New Media mencerminkan upaya Bakom untuk menjangkau publik seluas-luasnya, tidak hanya melalui media konvensional, tetapi juga melalui kanal-kanal digital nan pada hari ini telah menjadi realita media alias realita komunikasi digital sebagai corak dari perkembangan teknologi dan sosial kemasyarakatan," kata Qodari dalam bertemu pers di Jakarta, Rabu (6/5).

Sejumlah media nan disebut Qodari itu pun memberikan respons. Narasi Newsroom membantah omongan Qodari. Mereka menyatakan tidak tergabung dalam Indonesia New Media Forum (INMF).

Lewat IG resminya, Narasi juga menyatakan tak mengetahui, tak terlibat, dan tak menghadiri pertemuan maupun bertemu pers ihwal INMF dan Bakom pada 6 Mei 2026 kemarin.

Selain itu, Narasi juga menyatakan bahwa mereka merupakan media resmi nan terdaftar dan terverfikasi Dewan Pers.

"Narasi beraksi sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik nan tercantum pada situs resmi Dewan Pers," tulis Narasi dalam Instagramnya @narasinewsroom, Kamis (7/5).

[Gambas:Instagram]

Bapak2id juga membantah pernyataan Qodari. Lewat unggahannya di Instagram, mereka menyatakan bahwa tak tergabung dalam INMF.

Lewat unggahannya, mereka apalagi mengaku kaget mendengar berita tersebut.

"Kami sama sekali tidak terlibat, kaga datang dan kaga ngarti soal itu," tulis mereka.

[Gambas:Instagram]

Pernyataan serupa juga disampaikan akun @ngomonginuang nan menyatakan mereka tak pernah menerima undangan, menghadiri pertemuan, apalagi berkomunikasi dengan Bakom RI.

Mereka pun menyatakan bahwa apa nan disampaikan Qodari itu tidaklah benar.

"Klaim di beragam media nan menyatakan bahwa Ngomongin Uang "digandeng" ataupun menjadi "mitra" pemerintah adalah TIDAK BENAR," tulis mereka di Instagram.

[Gambas:Instagram]

Begitu pula dengan akun NKSTHI. Mereka menyatakan tak pernah dihubungi dan menyepakati corak kerjasama apapun engan Bakom.

Sedikit berbeda dengan nan lainnya, NKSTHI mengakui bahwa mereka berada di dalam INMF, namun perihal itu tak dapat diartikan sebagai persetujuan terhadap klaim kerjasama nan disampaikan Qodari.

Mereka menyatakan forum itu tak pernah menyatakan diri sebagai mitra pemerintah.

"Karena nama NKSTHI telah dicantumkan dalam narasi nan bukan berasal dari, diketahui oleh, maupun disetujui oleh kami, per hari ini, Kamis, 7 Mei 2026, NKSTHI memutuskan untuk keluar dari Indonesia New Media Forum," tulis mereka dalam akun X @nksthi.

[Gambas:Twitter]

Begitu pula dengan akun @BigAlphaID nan membenarkan bahwa mereka salah satu personil INMF, tetapi mereka membantah telah direkrut Bakom untuk menjadi mitra pemerintah.

"Tidak betul bahwa Big Alpha direkrut oleh Bakom untuk menjadi mitra dalam menyampaikan alias menjalankan program-program pemerintah," tulis Big Alpha ID.

Lewat akun X-nya mereka menjelaskan bahwa INMF merupakan forum independen nan diinisiasi pada Juli 2025 lampau berbareng sejumlah pelaku media baru di Indonesia sebagai wadah komunikasi, kolaborasi, dan pembelaan guna mendorong ekosistem media digital nan sehat.

"Komitmen, nilai, dan sikap Big Alpha untuk selalu independen dalam menghadirkan konten nan objektif, berbasis data, serta mengedepankan info nan akurat, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan," tulisnya.

[Gambas:Twitter]

(mnf/gil)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional