HLUN 2026 di NTT, Ratusan Lansia Operasi Katarak Gratis

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Peringati HLUN 2026, Kemensos fasilitasi operasi katarak hingga support ATENSI bagi ratusan lansia di NTT, Senin (1/6/2026). Foto: Dok. Kemensos

Peringatan puncak Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak hanya diisi aktivitas seremonial. Salah satu jasa nan langsung dirasakan masyarakat adalah operasi katarak cuma-cuma bagi lansia dan golongan rentan nan digelar Kementerian Sosial di RSUD Ende, Kabupaten Ende.

Kegiatan nan berjalan pada 31 Mei hingga 1 Juni 2026 tersebut menjangkau lansia dari Kabupaten Ende, Kabupaten Nagekeo, dan Kabupaten Ngada. Sebanyak 339 pasien mengikuti proses registrasi dan pemeriksaan awal. Dari jumlah tersebut, 181 pasien dinyatakan lolos skrining, sementara 158 lainnya belum memenuhi syarat medis untuk menjalani tindakan operasi.

Peringati HLUN 2026, Kemensos fasilitasi operasi katarak hingga support ATENSI bagi ratusan lansia di NTT, Senin (1/6/2026). Foto: Dok. Kemensos

Hingga 1 Juni 2026, sebanyak 180 pasien sukses menjalani operasi katarak. Terdiri dari 135 pasien asal Kabupaten Ende, 37 pasien asal Kabupaten Nagekeo, dan 8 pasien asal Kabupaten Ngada. Sementara satu pasien batal menjalani operasi lantaran pertimbangan medis.

Mayoritas peserta merupakan lanjut usia nan selama bertahun-tahun mengalami gangguan penglihatan akibat katarak. Bagi sebagian dari mereka, jasa ini menjadi kesempatan untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri.

Peringati HLUN 2026, Kemensos fasilitasi operasi katarak hingga support ATENSI bagi ratusan lansia di NTT, Senin (1/6/2026). Foto: Dok. Kemensos

Salah satunya adalah Adinua (70), penduduk Kampung Wudu, Kabupaten Nagekeo. Ia mengaku telah lama hidup dengan penglihatan nan semakin kabur.

“Sudah lama mata saya kabur. Kalau melangkah kudu pelan-pelan dan sering dibantu orang rumah. Bersyukurlah bisa ikut operasi ini. Kami nan tinggal jauh juga dijemput, diberi tempat nginap dan makan. Semoga setelah ini bisa lihat lebih baik lagi,” ujarnya.

Untuk memastikan para lansia dapat mengikuti seluruh rangkaian jasa dengan nyaman, Kementerian Sosial memfasilitasi transportasi, akomodasi, dan konsumsi bagi peserta khususnya nan berasal dari luar Kabupaten Ende. Para peserta dijemput dan diantar pulang, serta disediakan penginapan selama mengikuti proses operasi.

Peringati HLUN 2026, Kemensos fasilitasi operasi katarak hingga support ATENSI bagi ratusan lansia di NTT, Senin (1/6/2026). Foto: Dok. Kemensos

Selain itu, peserta nan mengikuti proses skrining, baik nan lolos maupun tidak lolos operasi, juga menerima support Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Sentra Efata Kupang berupa paket sembako. Bantuan tersebut diberikan kepada peserta nan terdaftar dalam DTSEN Desil 1-5. Total sebanyak 338 paket support ATENSI disalurkan.

Pelaksanaan aktivitas operasi juga melibatkan beragam unsur pendamping. Personel Taruna Siaga Bencana (TAGANA), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), dan Dinas Sosial Kabupaten Ende tampak sigap membantu mobilitas para lansia selama berada di rumah sakit.

Kondisi antar-ruangan di RSUD Ende nan mempunyai kontur naik dan turun membikin para relawan kudu bergantian mendorong bangku roda peserta dari ruang skrining menuju ruang operasi maupun ruang pemulihan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebelumnya menegaskan bahwa peringatan Hari Lanjut Usia Nasional merupakan momentum untuk memperkuat komitmen dalam memuliakan para lansia.

“Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional menjadi momentum krusial untuk meneguhkan komitmen berbareng untuk memuliakan para lansia,” kata Gus Ipul dalam rangkaian HLUN 2026 di Nusa Tenggara Timur.

Menurut Gus Ipul, lansia bukan beban pembangunan, melainkan bagian krusial dari masyarakat nan kudu dijaga, dilindungi, dan diberdayakan.

“Lansia bukan beban pembangunan, melainkan bagian krusial dari masyarakat nan kudu dijaga dan dilindungi serta mendapat pemberdayaan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh rangkaian HLUN 2026 merupakan bentuk penghormatan negara kepada para lansia.

“Kita semua memastikan tidak ada Opa dan Oma nan merasa sendiri, terlantar, alias dilupakan. Menghormati lansia bukanlah beban. Merawat lansia adalah langkah kita menjaga kemanusiaan,” pesan Gus Ipul.

Operasi katarak di Ende merupakan bagian dari rangkaian jasa HLUN 2026 nan dilaksanakan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur sepanjang Mei hingga Juni 2026. Selain operasi katarak, beragam jasa lain juga diberikan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, fisioterapi, support perangkat bantu aksesibilitas, jasa home care, pemenuhan kewenangan sipil, hingga program pemberdayaan ekonomi bagi lansia.

Peringati HLUN 2026, Kemensos fasilitasi operasi katarak hingga support ATENSI bagi ratusan lansia di NTT, Senin (1/6/2026). Foto: Dok. Kemensos

Hingga 1 Juni 2026, rangkaian HLUN 2026 telah menjangkau 7.930 penerima faedah di seluruh Nusa Tenggara Timur. Khusus jasa operasi katarak, sebanyak 2.208 penerima faedah telah memperoleh jasa di beragam kabupaten dan kota.

Adapun untuk peserta operasi katarak di Ende, jasa pascaoperasi tetap bakal bersambung pada 2 Juni 2026 melalui pemeriksaan dan pemantauan lanjutan guna memastikan proses pemulihan melangkah dengan baik.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan