
Makan di kasur. (Foto: Freepik)
SERING terbangun di malam hari lantaran mau buang air kecil tentu dapat mengganggu kualitas tidur. Kondisi nan dikenal sebagai nokturia ini bisa dipicu oleh beragam faktor, salah satunya adalah makanan dan minuman nan dikonsumsi sebelum tidur.
Beberapa jenis makanan berkarakter diuretik alias dapat mengiritasi kandung kemih sehingga membikin produksi urine meningkat. Jika dikonsumsi pada malam hari, efeknya bisa membikin Anda bolak-balik ke bilik mandi dan susah mendapatkan tidur nan nyenyak.

Dilansir dari Idiaper, berikut 6 makanan dan minuman nan sebaiknya dibatasi pada malam hari:
1. Minuman Berkafein
Kopi, teh, minuman energi, soda berkafein, hingga cokelat mengandung kafein nan berkarakter diuretik. Kafein merangsang ginjal untuk memproduksi lebih banyak urine sekaligus meningkatkan aktivitas kandung kemih.
Agar tidur tidak terganggu, sebaiknya hindari minuman berkafein setidaknya 6 jam sebelum waktu tidur.
2. Buah-buahan Asam
Jeruk, lemon, grapefruit, nanas, hingga saribuah buah sitrus mempunyai tingkat keasaman nan tinggi. Kandungan masam tersebut dapat mengiritasi kandung kemih sehingga memicu rasa mau buang air mini lebih sering, terutama pada orang nan mempunyai kandung kemih sensitif.
3. Tomat dan Makanan Berbahan Cuka
Tomat, saus tomat, sup tomat, acar, kecap asin, hingga salad dengan saus vinaigrette juga termasuk makanan nan dapat mengiritasi saluran kemih. Mengonsumsi makanan ini saat makan malam berpotensi meningkatkan gelombang buang air mini pada malam hari.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·