Himne Caedmon: Puisi Tertua Inggris Ditemukan Kembali di Perpustakaan Roma

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
 Puisi Tertua Inggris Ditemukan Kembali di Perpustakaan Roma Peneliti Trinity College Dublin temukan manuskrip abad ke-9 Himne Caedmon di Roma(Dok. Trinity College Dublin)

PENELITI dari Trinity College Dublin sukses menemukan salinan baru Caedmon’s Hymn (Himne Caedmon), puisi tertua dalam Bahasa Inggris Kuno, di Perpustakaan Pusat Nasional Roma, Italia. Temuan manuskrip kuno dari awal abad ke-9 ini sangat krusial lantaran memundurkan sejarah ragam teks tertulis bahasa Inggris hingga tiga abad lebih awal dari catatan sebelumnya.

Penemuan ini dipimpin oleh Dr. Elisabetta Magnanti dan Dr. Mark Faulkner, master manuskrip abad pertengahan. Magnanti menemukan arsip tersebut setelah empat tahun melakukan pengatalogan sejarah Bede dan menyadari adanya referensi nan tumpang tindih mengenai keberadaan arsip ini di Roma.

Caedmon’s Hymn merupakan puisi sembilan baris dari abad ke-7 nan diakui sebagai awal mula sastra Inggris. Puisi ini pertama kali dicatat oleh Venerable Bede dalam kitab Ecclesiastical History of the English People pada tahun 731, namun awalnya hanya dalam corak parafrase bahasa Latin.

Manuskrip ini mempunyai sejarah panjang nan berliku. Sempat berada di Biara Nonantola selama tujuh abad, arsip ini pernah diamankan di Vatikan, dicuri sebelum tahun 1821, hingga beranjak tangan ke kolektor pribadi di New York. Pemerintah Italia akhirnya membeli kembali arsip ini pada 1972, namun sempat dianggap lenyap oleh sejarawan sejak 1975 lantaran terlupakan dalam katalog.

"Kami sangat ceria menemukan bahwa manuskrip tersebut berisi jenis Bahasa Inggris Kuno dari Himne Caedmon dan bahwa itu tertanam dalam teks Latin," ungkap Dr. Elisabetta Magnanti.

Dr. Mark Faulkner menambahkan bahwa penemuan ini menjadi jembatan krusial bagi tahap awal bahasa Inggris tertulis. "Himne Caedmon nyaris unik sebagai peninggalan dari abad ketujuh. Sebagai puisi tertua nan diketahui dalam Bahasa Inggris Kuno, himne ini sekarang dirayakan sebagai awal mula sastra Inggris," jelasnya.

Fakta Penting:

  • Objek: Manuskrip Himne Caedmon (Puisi tertua Bahasa Inggris Kuno).
  • Lokasi Penemuan: Perpustakaan Pusat Nasional Roma, Italia.
  • Signifikansi: Memundurkan bukti ragam teks tertulis bahasa Inggris hingga 300 tahun.
  • Peneliti: Dr. Elisabetta Magnanti & Dr. Mark Faulkner (Trinity College Dublin). (Z-10)
Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia