Heroik! Prajurit Kopassus Ini Selamat Usai Dihujani Peluru dan Granat oleh Musuh

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Rabu, 16 September 2026 |02:00 WIB

Heroik! Prajurit Kopassus Ini Selamat Usai Dihujani Peluru dan Granat oleh Musuh

Ilustrasi Pasukan Kopassus/ist

JAKARTA  - Komando Pasukan Khusus (Kopassus) merupakan salah satu  pasukan elite kebanggaan TNI dan Indonesia. Pasukan baret merah ini banyak menjalani beragam operasi baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Mantan personil Nanggala V Kopassandha (Kopassus) Mayor (Purn) Hermintoyo, membagikan kisahnya saat dia menjalani Operasi Seroja di Timor Timur.

Hermintoyo saat itu bekerja sebagai operator radio Peleton 2 Kompi B Nanggala V Kopassandha. Berpangkat kopral satu (koptu), Hermin diterjunkan dari pesawat C-130 Hercules TNI AU untuk merebut Dili berbareng pasukan baret merah lainnya.

Persiapan terjun di Dili tanggal 6 Desember 1975. Segala kebutuhan disiapkan usai apel pagi. Mulai dari terjun payung, radio, dan kebutuhan lainnya.

"Yang lain-lain menyiapkan di dalam barak, saya di luar barak," ujar Hermin dilansir channel Beny Adrian, dikutip, Selasa (15/9/2026).

Jelang keberangkatan, dirinya sempat menyendiri untuk menenangkan diri. "Ya, untuk menenangkan diri. Karena apa, kawan-kawan nan melaksanakan tugas seperti Tim Umi, Tim Susi. banyak nan gugur di sana. Saya sudah persiapan, bahwa saya sudah siap mati," imbuhnya.

Seluruh prajurit bermohon sebelum diberangkatkan ke Bumi Lorosae. Alangkah terkejutnya Hermin, rupanya sang istri sudah ada di belakangnya.

"Kita dibagi angan oleh rohis kita ialah Kapten Nu'man Mursidi. Kita baca, rupanya istri saya sudah di belakang saya. Saya dikirimi nasi bungkus, saya makan dia ngeliatin. Kurang lebih separuh 12 siang kita sudah naik truk untuk berangkat ke Halim," katanya.

Detik menegangkan itu tiba setelah dirinya berbareng pasukan nan lain sampai di Timor-Timur dengan langkah terjun payung dari pesawat.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com