Jakarta -
Ramai di media sosial narasi nan mengatakan duit saku alias penghasilan peserta magang nasional nan dilakukan melalui kanal MagangHub milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dipotong oleh oknum perusahaan mitra nan bekerja sama dengan oknum Kementerian.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker, Cris Kuntadi, mengatakan saat ini pihaknya tengah menelusuri info mengenai berita adanya pemotongan penghasilan kepada peserta magang nasional ini.
Namun sejauh ini orang nan pemberi berita pertama dan ramai dikutip di media sosial, belum merespons panggilan maupun pesan melalui aplikasi WA (WA). Sehingga pihaknya belum mendapatkan info alias laporan resmi apapun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sedang meminta penjelasan kepada nan bersangkutan," Cris Kuntadi.
"Humas kami sudah menghubungi nan berkepentingan baik WA maupun telepon tapi tidak direspon. Kami bermaksud menanyakan jika ada info nan dimiliki untuk menelusuri permasalahannya," tegasnya lagi.
Di luar itu, Cris mengatakan sampai saat pihaknya juga belum ada menerima laporan serupa lainnya. Sebab selama ini duit saku alias penghasilan peserta magang langsung dikirim oleh Kementerian ke rekening peserta.
"Kami belum menerima keluhan tersebut Karena duit saku ditransfer langsung ke rekening peserta magang," paparnya.
Ia menegaskan transfer biaya duit saku ini langsung dilakukan oleh Kementerian, tidak melalui peranta siapapun termasuk oleh perusahaan mitra nan menerima peserta magang. Sehingga dia memastikan besaran penghasilan nan dikirimkan sesuai patokan tanpa ada potongan.
"Yang transfer Kemnaker langsung ke peserta magang," tandasnya.
Sebagai informasi, ramai di media sosial sejumlah unggahan nan menarasikan jika program magang nasional melalui kanal MagangHub justru dikorupsi oleh oknum Kemnaker dan perusahaan penerimaan peserta.
Dikatakan alih-alih mendapatkan duit saku sesuai standar UMK/UMP masing-masing daerah, pemagang justru dimanfaatkan oleh oknum Kemenaker dan perusahaan agar bisa mendapatkan 'surplus' dari program tersebut.
Berbagai skema nan dilakukan oleh oknum beragam semisal peserta hanya perlu tidakhadir online, namun duit saku diambil sebagian oleh oknum sampai di pangkas 70-80% dari penghasilan potongannya, dan beragam langkah lainnya.
(igo/fdl)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·