Warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dihebohkan dengan temuan darah berceceran di Desa Jurang pada Minggu (3/5) malam. Kabar soal darah nan berceceran itu sempat viral di media sosial.
Ceceran darah tersebut terdapat di jalanan di Dukuh Manisan, Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah pada Minggu (3/5) malam.
Kapolsek Gebog, AKP Siswanto, mengatakan ceceran darah itu berasal dari korban kecelakaan.
"Hasil pengecekan di lapangan dan keterangan warga, kejadian tersebut akibat kecelakaan lampau lintas. Terjadi senggolan antarsepeda motor," kata AKP Siswanto dalam keterangannya, Senin (4/5).
Awal Peristiwa
Ia menjelaskan, seorang remaja berinisial MRM (14), penduduk Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor Honda Karisma berbareng dua temannya di Jalan Rahtawu Raya, tepatnya di depan taman Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.
Saat melaju dari arah utara, tiba-tiba dari arah selatan muncul sepeda motor tak dikenal nan hendak menyalip kendaraan lain. Karena terlalu mengambil jalur kanan, kendaraan tersebut menyerempet korban.
"Korban tidak sampai terjatuh, namun mengalami luka robek di bagian kaki sebelah kanan bawah hingga mengeluarkan banyak darah," terangnya.
Usai kejadian, korban berbareng rekannya memilih pulang melalui jalan desa di wilayah Dukuh Manisan, Desa Jurang. Darah nan terus keluar membikin jejak berceceran di sepanjang jalan. Hal inilah nan memicu rasa penasaran penduduk hingga viral di media sosial.
Polsek Gebog telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan para saksi. Selain itu, polisi juga melakukan pengecekan ke sejumlah rumah sakit di wilayah Kudus untuk memastikan keberadaan korban.
"Setelah kami lakukan penelusuran, korban akhirnya ditemukan sedang menjalani perawatan medis di RSI Sunan Kudus," ungkapnya.
Diketahui, setibanya di rumah, korban langsung dibawa keluarganya ke RSI Sunan Kudus untuk mendapatkan penanganan medis. Pihak kepolisian menegaskan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
"Kami pastikan ini murni kecelakaan lampau lintas. Kami imbau masyarakat tidak mudah terpengaruh info nan belum jelas kebenarannya," imbuhnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·