Jakarta -
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono membujuk seluruh masyarakat Indonesia meneladani semangat juang para pahlawan. Hal itu sebagai bekal menghadapi beragam tantangan bangsa saat ini.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan 201 Tahun Perang Jawa sekaligus Haul Pangeran Diponegoro di Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (19/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Agus Jabo menilai peringatan Perang Jawa bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan momentum untuk membangkitkan kembali semangat persatuan, keberanian, dan kecintaan kepada bangsa nan telah diwariskan oleh para pendiri negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mau mengajak, mari kita berjuang. Mari kita berasosiasi menggali kehebatan para leluhur kita agar kita kembali mempunyai ruh sebagai bangsa Indonesia," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (20/7/2026).
Menurutnya, bangsa Indonesia mempunyai sejarah panjang sebagai bangsa nan tangguh. Namun, seiring perkembangan zaman, nilai-nilai perjuangan, gotong royong, nasionalisme, dan kemandirian mulai memudar sehingga bangsa ini perlahan kehilangan jati dirinya.
Agus Jabo mengatakan kondisi bangsa saat ini mempunyai kesamaan dengan Indonesia di masa dulu dimana kita kudu membebaskan diri dari belenggu kemiskinan. Karena itu, semangat perjuangan para pahlawan tetap relevan untuk menjadi inspirasi dalam menghadapi beragam persoalan bangsa.
Dia menegaskan bahwa salah satu teladan nan patut dicontoh adalah Pangeran Diponegoro, sosok pemimpin nan bisa menyatukan rakyat dari beragam latar belakang untuk memperjuangkan keadilan, nilai diri, dan Kemerdekaan.
Nilai-nilai keberanian, keteguhan prinsip, serta pengorbanan nan ditunjukkan Pangeran Diponegoro dinilai tetap sangat dibutuhkan dalam kehidupan berbangsa saat ini.
Dalam menghadapi beragam kondisi nan dihadapi masyarakat Indonesia, Agus Jabo membujuk seluruh komponen masyarakat untuk meneladani semangat perjuangan para leluhur dan pahlawan, salah satunya Pangeran Diponegoro.
Menurutnya, ketakwaan, keikhlasan, keberanian serta tidak mementingkan diri sendiri merupakan sifat-sifat nan patut diteladani.
"Ikhlas, lebih tinggi dari kepentingan pribadi, kepentingan partai, maupun kepentingan golongan. Manunggaling kawula gusti," ujarnya.
Peringatan 201 Tahun Perang Jawa sekaligus Haul Pangeran Diponegoro menjadi pengingat bahwa perjuangan para pahlawan tidak berakhir sebagai catatan sejarah, melainkan menjadi inspirasi nan terus hidup dalam membangun Indonesia.
Agus Jabo berambisi semangat nan diwariskan para pahlawan dapat terus ditanamkan kepada generasi muda agar bangsa Indonesia bisa bangkit, percaya pada kekuatan sendiri, dan melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa menuju Indonesia nan maju dan sejahtera.
"Peringatan Haul Pangeran Diponegoro pada Minggu malam berjalan khidmat serta disemarakkan dengan penampilan teatrikal dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta," tutupnya.
(anl/anl)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·