Hati-hati! Salah PIN 13 Kali Bikin HP Samsung One UI 9 Kamu Terkunci Permanen

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Hati-hati! Salah PIN 13 Kali Bikin HP Samsung One UI 9 Kamu Terkunci Permanen Samsung di One UI 9.0 mewajibkan factory reset jika salah PIN 13 kali.(Dok. Samsung)

KEAMANAN info pribadi pada perangkat seluler sekarang memasuki babak baru nan lebih ketat. Samsung secara resmi memperbarui kebijakan keamanan bagi pengguna perangkat Galaxy generasi terbaru. Berdasarkan arsip support nan diperbarui pada 25 Juli 2026, pengguna nan kandas memasukkan PIN, pola, alias kata sandi sebanyak 13 kali bakal menghadapi akibat serius: perangkat terkunci secara permanen dan wajib melakukan factory reset untuk dapat digunakan kembali.

Kebijakan ini dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap upaya pembobolan paksa (brute force). Namun, krusial bagi pengguna untuk memahami bahwa perangkat tidak bakal menghapus info secara otomatis tepat setelah kegagalan ke-13. Sebaliknya, sistem bakal mengunci akses total, sehingga satu-satunya jalan keluar bagi pemilik adalah melakukan reset pabrik secara manual nan berakibat pada hilangnya seluruh info lokal nan belum dicadangkan.

Mekanisme Penguncian Bertahap

Samsung tidak langsung mengunci perangkat pada kesalahan pertama. Terdapat sistem waktu tunggu (cooldown) nan semakin lama seiring bertambahnya jumlah kegagalan. Hal ini bermaksud memberikan kesempatan bagi pemilik sah untuk mengingat kembali kredensial mereka.

Jumlah Percobaan Gagal Waktu Tunggu (Penalti)
5 kali 1 menit
6 kali 5 menit
7 kali 15 menit
8 kali 30 menit
9 kali 90 menit
10 kali 4 jam
11 kali 12 jam
12 kali 24 jam
13 kali Terkunci Permanen (Wajib Factory Reset)

Selama proses ini, layar perangkat bakal menampilkan notifikasi mengenai sisa kesempatan nan dimiliki pengguna sebelum mencapai pemisah akhir.

Fitur Smart Counting: Menghindari Kesalahan Tidak Sengaja

Untuk meminimalisir akibat perangkat terkunci akibat sentuhan tidak sengaja di dalam saku alias tas (ghost touch), Samsung menerapkan sistem smart counting. Jika pengguna memasukkan PIN salah nan identik secara berturut-turut, sistem hanya bakal menghitungnya sebagai satu kali kegagalan. Namun, jika input salah nan dimasukkan berbeda-beda, hitungan bakal terus bertambah hingga pemisah maksimal.

Catatan Penting: Meskipun biometrik seperti sidik jari sangat praktis, sistem Android tetap mewajibkan input PIN/Pola utama setidaknya sekali setiap 72 jam sebagai bagian dari kebijakan autentikasi kuat.

Daftar Perangkat nan Terdampak

Kebijakan ketat ini tidak bertindak untuk seluruh ponsel Samsung Galaxy nan ada di pasar saat ini. Aturan "13 kali salah PIN" secara spesifik diterapkan pada perangkat nan diluncurkan langsung dengan sistem operasi One UI 9.0. Beberapa model pertama nan mengangkat kebijakan ini meliputi:

  • Galaxy Z Fold8 Ultra
  • Galaxy Z Fold8
  • Galaxy Z Flip8

Perangkat lama nan mendapatkan pembaruan (update) ke One UI 9 mungkin tidak bakal menerapkan ketentuan nan sama persis. Samsung menegaskan bahwa kegunaan keamanan ini dapat bervariasi tergantung pada model, wilayah, dan jenis perangkat lunak nan digunakan.

Perlindungan Pasca-Reset (FRP)

Jika pengguna terpaksa melakukan factory reset, keamanan perangkat tetap terjaga melalui fitur Factory Reset Protection (FRP). Setelah proses reset selesai, pengguna wajib memasukkan kredensial akun Samsung dan akun Google nan sebelumnya terdaftar di perangkat tersebut. Tanpa info ini, ponsel tetap tidak bakal bisa diakses, sehingga mencegah pencuri memanfaatkan perangkat meskipun telah melakukan reset total.

Dengan adanya kebijakan ini, pengguna sangat disarankan untuk rutin melakukan pencadangan (backup) info ke jasa awan (cloud) dan memastikan kredensial akun utama tetap diingat dengan baik. (Samsung Newsroom/Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia