Harus Ada Partai di Luar Pemerintah demi Jaga Demokrasi

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Harus Ada Partai di Luar Pemerintah demi Jaga Demokrasi ilustrasi(Antara)

Pengamat Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romi mengaku sepakat dengan pandangan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya keberadaan partai politik di luar pemerintahan. Lili menilai, skenario di mana seluruh partai politik berasosiasi ke dalam koalisi kabinet justru bakal berakibat buruk, baik bagi masa depan demokrasi maupun gambaran pemerintah itu sendiri.

"Saya setuju dengan pernyataan Presiden, jika semua partai gabung memang tidak baik bagi kerakyatan dan juga gambaran pemerintah," ujar Lili Romli saat dihubungi oleh awak media, Kamis (21/5).

Menurut Lili, keberadaan partai oposisi merupakan poin krusial dalam sistem tata negara nan sehat. Ia mengatakan kudu ada partai nan berkedudukan sebagai katup pengaman agar pemerintah tidak melangkah tanpa kontrol.

"Oleh lantaran itu, kudu tetap ada partai nan berada di luar pemerintah untuk menjalankan kegunaan pengawasan," jelasnya.

Lebih lanjut, Lili menambahkan bahwa kegunaan partai di luar pemerintahan tidak hanya sekadar mengawasi jalannya roda birokrasi, tetapi juga menjadi wadah resmi untuk menyuarakan aspirasi masyarakat nan merasa tidak puas terhadap keahlian alias kebijakan penguasa.

"Dan (menjadi) perangkat artikulasi publik ketika kecewa pada pemerintah," imbuh Lili.

Sebelumnya, dalam pidato penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) di Gedung DPR, Presiden Prabowo sempat memuji sikap politik PDIP. Prabowo mengakui bahwa ketiadaan oposisi alias check and balances tidak baik bagi negara.

"Memang tidak semua partai di sini bagian dari pemerintah. Dan saya hormati dan saya hargai itu. Demokrasi kita perlu check and balances. Saya mengerti dan saya mengerti bahwa PDIP berkorban untuk berada di luar pemerintah. Sebenarnya saya mau ucapan terima kasih kepada PDIP. Saudara berjasa untuk kerakyatan kita," ujarnya.

Presiden Prabowo sempat berseloroh bahwa sebagai presiden, dia sebenarnya mendambakan sistem gotong royong di mana semua partai politik masuk ke dalam pemerintahannya.

"Kalau semua partai di pemerintah, alangkah manisnya. Alangkah manisnya untuk saya. Tapi mungkin tidak baik. Setiap pemimpin kudu mau dikritik, setiap pelaksana kudu diawasi. Terima kasih atas pengawasan Saudara," tandasnya. (E-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia