Liputan6.com, Jakarta - Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Lapangan Parade IPDN Kampus Jatinangor, Sumedang, Rabu (29/7/2026). Sejumlah Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII menangis usai resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto.
Momen emosional itu terjadi setelah prosesi pelantikan berakhir. Orang tua dipersilakan mencari anak mereka nan tetap berdiri rapi di lapangan. Para pamong praja muda tetap berada di tempat hingga ditemukan oleh family masing-masing.
Begitu bertemu, tangis haru pun pecah. Sejumlah pamong praja muda memeluk orang tua dan personil family nan datang, sebagian di antaranya membawa buket bunga.
Suasana serupa juga terlihat dari para orang tua nan tak bisa membendung air mata saat memeluk anak-anak mereka. Tangisan itu menjadi ungkapan rasa bangga setelah perjuangan panjang sang anak menuntaskan pendidikan di IPDN.
Salah satunya dirasakan Winoto Hadi, ayah dari Aji Bayu Ramadhan, salah satu lulusan terbaik. Ia mengaku berterima kasih atas pencapaian putranya nan diraih di tengah beragam keterbatasan.
"Kami orang tua dari Aji Bayu Ramadhan merasa bangga lantaran ini mencapai prestasi tertinggi dengan segala macam keterbatasan nan kami punya, bisa mengantar anak kami untuk sampai di titik ini," kata Winoto.
Menurut Winoto, Aji telah dibiasakan hidup disiplin sejak mini serta aktif mengikuti beragam aktivitas organisasi dan perlombaan.
"Aji ini kita didik disiplin, disiplin waktu terutama itu dari itu. Ya, Aji ini dari mini memang suka berorganisasi, suka mengikuti lomba-lomba nan menurut dia memang dia sukanya itu semua itu masuk dari pramuka, olahraga," tuturnya.
Ia berambisi putranya dapat terus mengembangkan keahlian dan mewujudkan cita-citanya untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
"Semoga kelak Aji bisa mencapai cita-citanya, lantaran dia pengin kuliah ke luar negeri untuk memperdalam ilmunya. Semoga kelak bakal diberikan kemudahan untuk mencapai apa nan diinginkan," ucap sang ayah.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·