Hari Lahir Pancasila, Momen Masyarakat di Papua Memaknai Bhinneka Tunggal Ika

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Arief Setyadi , Jurnalis-Senin, 01 Juni 2026 |21:53 WIB

Hari Lahir Pancasila, Momen Masyarakat di Papua Memaknai Bhinneka Tunggal Ika

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Papua (Foto: Ist/Okezone)

TIMIKA - Perayaan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, tahun ini tidak hanya diisi dengan seremoni. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Mimika berbareng Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Mimika menghadirkan bentuk nyata nilai-nilai Pancasila.

Kegiatan nan digelar bertepatan dengan momentum Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026) menjadi ruang perjumpaan masyarakat lintas agama, suku, dan budaya dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika Lewat "Sunat Massal dan Wawasan Kebangsaan Bina Kerukunan".

Melalui pendekatan sosial dan edukatif, FKUB Mimika berupaya menanamkan nilai persatuan sejak awal sekaligus memperkuat harmoni di tengah masyarakat nan majemuk. Sebanyak 100 anak mengikuti aktivitas sunat massal nan berasal dari tiga agama, ialah Islam, Kristen, dan Katolik. Mereka datang berbareng family dalam suasana kebersamaan tanpa sekat perbedaan.

Tidak hanya menyasar anak-anak, aktivitas tersebut juga memberikan materi wawasan kebangsaan kepada orangtua nan mendampingi. Materi tersebut menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya menjaga persatuan dan keberagaman, dimulai dari lingkungan keluarga.

Menurut Ketua FKUB Mimika Jeffrey C. Hutagalung, aktivitas tersebut bukan sekadar hormat sosial, melainkan juga media pembelajaran tentang makna kehidupan berbangsa dan beragama.

"Kegiatan hormat sosial hari ini bukan sebatas hormat sosial tetapi tentang makna hidup, tentang berbhineka tunggal ika dan menjaga harmoni di antara sesama, jadi Bapak Kepala Badan Kesbangpol menjelaskan harmoni antara berterima kasih dan beragama. Terima kasih untuk semuanya," ujar Jeffrey dalam keterangannya.

Sementara Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Mimika, Ronny S. Marjen, mengatakan, aktivitas tersebut merupakan bagian dari upaya berkepanjangan dalam membangun kerukunan masyarakat melalui pendekatan nan menyentuh langsung kebutuhan warga.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com