Harga Telur-Daging Ayam Mulai Merangkak Naik di Jakarta

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Penjual telur ayam di Pasar Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2026). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan

Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional di Jakarta Selatan menunjukkan pergerakan nan beragam pada pekan ini. Berdasarkan pantauan kumparan di Pasar Tebet Timur (PSPT) dan Pasar Minggu Jakarta Selatan, Jumat (31/7) sekitar pukul 10.00 WIB, situasi pasar memang terlihat cukup lengang walaupun tetap pagi hari.

Salah satu pedagang telur di pasar PSPT, mengatakan nilai telur ayam pekan ini tetap dijual dengan nilai Rp 28.000 per kilo, meningkat dibandingkan saat masa libur sekolah.

"Telur sekarang satu kilogram Rp 28.000. Minggu ini tetap segitu,” kata Dwi kepada kumparan.

Dwi menyebut, sebelumnya pada saat musim liburan sekolah, nilai telur ayam sempat turun dan dijual dengan kisaran nilai Rp 26.000 per kilo.

“Padahal pas liburan sempat Rp 26.000," ujar Dwi.

Aktivitas penjual daging ayam melayani pembeli di Pasar PSPT Tebet, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2026). Foto: Nur Pangesti/kumparan

Kenaikan juga terjadi pada nilai ayam potong. Pedagang ayam, Bowo, mengatakan satu ekor ayam sekarang dijual sekitar Rp 45.000 hingga Rp 50.000.

"Lagi naik. Satu ekor sekarang Rp 45.000 sampai Rp 50.000," kata Bowo.

Berbeda dengan ayam, nilai daging sapi di Pasar Tebet Timur tetap memperkuat di level Rp 170.000 per kilogram.

"Masih sama, Rp 170.000 per kilo," ujar Bowo.

Aktivitas penjual sayur melayani pembeli di Pasar PSPT Tebet, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2026). Foto: Nur Pangesti/kumparan

Sementara itu, nilai cabe di pasar tersebut relatif stabil. Pedagang cabai, Wardi, mengatakan cabai rawit dan cabe merah keriting dijual di kisaran Rp 50.000 hingga Rp 70.000 per kilogram.

"Harga tetap normal. Cabai rawit dan cabe merah keriting Rp 70.000 per kilo," ujarnya.

Sementara itu, kondisi berbeda terlihat di Pasar Minggu. Pedagang telur nan kerap disapa Endut menyebut Harga telur justru mengalami penurunan menjadi Rp 26.000 per kilogram. Pada penjualan kemarin Kamis (30/7) telur Rp 28.000 per kilogram.

"Harga telur sekarang Rp 26.000, turun. Kemarin tetap Rp 28.000 per kilo," katanya.

Meski nilai telur turun, nilai ayam pangkas di Pasar Minggu justru mengalami kenaikan. Pedagang ayam, Rusti, mengatakan ayam sekarang dijual Rp 40.000 per kilogram. Harga tersebut naik sekitar Rp 7.000 dari nilai normal nan berkisar Rp 33.000 per kilogram.

"Sekilonya Rp 40.000. Naiknya Rp 7.000 per kilo, biasanya Rp 33.000," ujar Rusti.

Ia menambahkan, untuk ayam dengan berat sekitar satu kilogram, nilai per ekor juga berada di kisaran Rp 40.000 hingga Rp 55.000 tergantung berat dan ukuran ayam.

Kenaikan juga terjadi pada nilai daging sapi. Pedagang daging, Rojak, mengatakan nilai daging sekarang mencapai Rp150.000 per kilogram, naik dari sebelumnya sekitar Rp 140.000 per kilogram.

"Harga daging sekarang Rp 150.000, lagi naik," kata Rojak.

Menurutnya, kenaikan nilai tersebut telah berjalan sejak momen Idul Adha.

"Naiknya sejak Lebaran Idul Adha," ujarnya.

Adapun nilai cabe rawit dan cabe merah keriting di Pasar Minggu terpantau tetap stabil, ialah sekitar Rp 50.000 per kilogram.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan