Harga Nikel Terus Melejit di Tahun Ini, Lihat Buktinya..

Sedang Trending 55 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat adanya tren kenaikan Harga Mineral Acuan (HMA) nikel tahun ini dibandingkan periode nan sama tahun lalu.

Dalam catatan Kementerian ESDM berasas info nan diterima CNBC Indonesia, sepanjang 2025, HMA nikel condong bergerak turun dari 16.126 US$/dmt (April Periode I) ke 14.599 US$/dmt di Desember 2025 Periode II.

Di awal 2026, HMA Nikel naik ke titik tertinggi pada Februari 2026 Periode I di nilai 17.774 US$/dmt kemudian mulai turun hingga ke 16.933,57 US$/dmt pada Mei 2026 Periode I. Adapun, HMA Nikel 2026 rata-rata 16.822,29 US$/dmt, lebih besar dibanding 2025 dengan rata-rata 15.177,12 US$/dmt.

Berikut detailnya per periode:

Detailnya, pada Januari 2026 periode pertama HMA nikel tercatat menurun sebesar 7% jika dibandingkan periode nan sama tahun lalu. Namun, pada periode kedua HMA nikel meningkat hingga 5% dibandingkan periode nan sama tahun lalu.

Pada bulan Februari periode pertama HMA nikel meningkat 16% dibandingkan periode nan sama tahun lalu. Pada periode kedua pun meningkat hingga 16% dibandingkan periode nan sama tahun lalu.

Bulan Maret periode pertama HMA nikel meningkat 12% dibandingkan periode nan sama tahun lalu. Pada periode kedua pun meningkat hingga 12% dibandingkan periode nan sama tahun lalu.

Bulan April periode pertama HMA nikel meningkat 6% dibandingkan periode nan sama tahun lalu. Pada periode kedua pun meningkat hingga 9% dibandingkan periode nan sama tahun lalu.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News