Jakarta -
Harga minyak turun sekitar 1% pada Senin lantaran penanammodal memilih mengambil untung setelah nilai naik. Investor melakukan ini lantaran mereka menunggu pengumuman AS mengenai hukuman baru terhadap Iran.
Dikutip dari Reuters, Senin (24/8/2026), nilai Brent turun 94 sen (1%) menjadi US$ 93,45 per barel, sedangkan WTI turun 92 sen (1,06%) menjadi US$ 86,14 per barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent dijadwalkan menggelar konvensi pers pada Senin pukul 14.00 EDT alias 18.00 GMT. Ia sebelumnya menakut-nakuti bakal memberlakukan hukuman terberat dalam sejarah terhadap Iran.
Dengan kata lain, nilai minyak turun bukan lantaran situasi Iran membaik, tetapi lantaran penanammodal merealisasikan untung sembari menunggu kepastian soal hukuman baru AS terhadap Iran.
(ily/ara)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·