Harga minyak bumi turun pada penutupan perdagangan Rabu (16/9), setelah adanya laporan bahwa Arab Saudi menawarkan tambahan kargo minyak mentah melalui Oman, nan meredakan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dari Timur Tengah.
Dikutip dari Reuters pada Kamis (17/9), nilai minyak mentah Brent turun USD 2,92 alias 2,7 persen menjadi USD 105,83 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun USD 3,40 alias 3,2 persen menjadi USD 102,43 per barel.
Penurunan ini terjadi setelah Arab Saudi menawarkan lebih banyak pengiriman minyak mentah ke kilang-kilang di Asia melalui transfer antarkapal di lepas pantai Pelabuhan Sohar, Oman.
Langkah tersebut dinilai bisa mengurangi sebagian akibat gangguan pasokan dunia akibat serangan terhadap jaringan pipa East-West milik Arab Saudi menuju Laut Merah.
"Berita mengenai Arab Saudi nan mengekspor minyak dari area Teluk menunjukkan kekhawatiran bahwa gangguan pasokan bakal lebih besar mulai mereda," kata Analis UBS, Giovanni Staunovo.
Sebagai catatan, nilai minyak bumi sempat melonjak lebih dari USD 3 pada sesi perdagangan sebelumnya, menyusul dihentikannya akomodasi pemuatan minyak mentah di pusat ekspor Arab Saudi di Laut Merah, Yanbu.
Sementara itu nilai komoditas lainnya seperti crude palm oil (CPO) alias kelapa sawit, timah, sampai nikel menunjukkan penguatan.
CPO
Berbeda dengan minyak dunia, nilai crude palm oil (CPO) justru mencatatkan kenaikan. Dikutip dari laman resmi Barchart, nilai CPO untuk perjanjian Oktober naik 0,51 persen ke level MYR 4.741 per ton.
Batu Bara
Sementara itu, nilai batu bara berjangka Newcastle bergerak melemah. Berdasarkan info Barchart, nilai batu bara untuk perjanjian Oktober turun 0,20 persen ke level USD 146,10 per ton.
Nikel
Di sisi lain, nilai nikel justru menguat. Berdasarkan info London Metal Exchange, nilai nikel naik 1,19 persen ke level USD 16.167 per ton.
Timah
Senada dengan nikel, nilai timah turut menguat 0,88 persen. Berdasarkan info London Metal Exchange, nilai timah berada di level USD 52.424 per ton
40 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·