Harga Logam Mulia di Batam Terkoreksi, Antam dan UBS Kompak Melemah

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Harga Logam Mulia di Batam Terkoreksi, Antam dan UBS Kompak Melemah Deretan emas batangan nan dijual di Batam.(Dok. MI)

HARGA emas Batam mengalami koreksi pada perdagangan Rabu (3/6). Sejumlah produk emas batangan, termasuk Antam dan UBS, tercatat turun dibandingkan hari sebelumnya, mengikuti pergerakan nilai emas di pasar domestik.

Berdasarkan info perdagangan hari ini, harga emas Antam ukuran 1 gram berada di kisaran Rp2,885 juta per gram. Angka tersebut turun sekitar Rp26.000 dibandingkan nilai pada Selasa (2/6). Sementara itu, emas UBS ukuran 1 gram juga melemah ke level Rp2,831 juta per gram.

Penurunan nilai tidak hanya terjadi pada Antam dan UBS. Produk logam mulia lainnya juga mengalami koreksi, mencerminkan sentimen pelemahan nan terjadi di pasar emas nasional. Meski demikian, besaran penurunan tetap tergolong moderat dan belum mengubah tren investasi emas nan tetap diminati masyarakat.

Seorang pegawai toko emas di area Nagoya, Toko Mas Paris di Batam Lucky Plaza, Batam, Ameng mengatakan penurunan nilai pada hari ini justru menarik perhatian sebagian pembeli nan telah lama menunggu nilai terkoreksi.

"Hari ini memang ada penurunan nilai dibandingkan kemarin, tetapi minat masyarakat untuk membeli emas tetap cukup baik. Biasanya ketika nilai turun, ada pengguna nan memanfaatkan momen tersebut untuk menambah investasi," katanya, Rabu (3/6).

Menurutnya, transaksi jual beli emas tetap melangkah normal. Bahkan, beberapa pengguna memilih membeli saat nilai mengalami penurunan lantaran dianggap sebagai kesempatan memperoleh nilai nan lebih baik dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

"Penurunan nilai hari ini tidak terlalu besar. Sejauh ini transaksi tetap melangkah normal, apalagi beberapa pembeli justru menunggu saat nilai terkoreksi untuk melakukan pembelian," tambahnya.

Pelaku pasar menilai koreksi nilai emas saat ini dipengaruhi oleh perkembangan pasar global, termasuk pergerakan dolar Amerika Serikat dan perubahan ekspektasi penanammodal terhadap kondisi ekonomi internasional. Faktor-faktor tersebut kerap memengaruhi nilai emas nan dikenal sebagai aset lindung nilai (safe haven).

Di Batam, minat masyarakat terhadap investasi emas tetap relatif tinggi. Selain untuk investasi jangka panjang, emas juga banyak dipilih sebagai instrumen penyimpan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi dan perubahan pasar keuangan.

Meski nilai hari ini melemah, posisi emas tetap berada pada level nan cukup tinggi jika dibandingkan dengan periode nan sama tahun lalu. Kondisi tersebut membikin sebagian penanammodal memanfaatkan koreksi nilai sebagai kesempatan untuk menambah kepemilikan logam mulia.

Para pengamat pasar menyarankan masyarakat nan mau berinvestasi emas untuk tetap memperhatikan pergerakan nilai secara berkala dan menyesuaikan keputusan investasi dengan tujuan finansial masing-masing. Dengan karakteristiknya nan condong stabil dalam jangka panjang, emas tetap menjadi salah satu pilihan investasi nan dianggap kondusif oleh banyak kalangan.

Untuk sementara, pelaku pasar di Batam bakal terus mencermati arah pergerakan nilai emas dunia nan berpotensi memengaruhi nilai logam mulia dalam negeri pada perdagangan berikutnya. (H-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑