Harga minyak mentah melonjak pada Kamis (23/4), di tengah tanda-tanda peningkatan ketegangan dalam perang AS dan Iran, nan memperburuk prospek dimulainya kembali aliran minyak melalui Selat Hormuz dalam waktu dekat.
Dikutip dari Bloomberg, harga minyak WTI untuk pengiriman Juni ditutup naik 3,1 persen menjadi USD 95,85 per barel di New York. Harga minyak Brent untuk pengiriman Juni ditutup 3,1 persen lebih tinggi pada USD 105,07 per barel.
Batu Bara
Harga batu bara ICE Newcastle juga meningkat pada penutupan perdagangan Kamis. Berdasarkan situs Barchart, nilai batu bara untuk perjanjian Mei 2026 naik 1,06 persen dan berada di nilai USD 129,10 per ton.
CPO
Adapun nilai minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) berjangka Malaysia menurun pada Kamis. Berdasarkan info tradingeconomics, nilai CPO turun 1,06 persen dan berada di MYR 4.579 per ton.
Nikel
Harga nikel terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Kamis. Harga nikel berasas London Metal Exhange (LME) melesat 1,49 persen menjadi USD 18.737 per ton.
Timah
Sementara itu, nilai timah terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis. Harga timah berasas situs London Metal Exhange (LME) turun tipis 0,41 persen dan menetap di USD 50.215 per ton.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·