Presiden AS Donald Trump(White House)
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump, Rabu, memerintahkan Departemen Kehakiman (DoJ) untuk menyelidiki perusahaan-perusahaan minyak mengenai tingginya nilai bensin.
“Perusahaan-perusahaan minyak besar tidak menurunkan nilai di pompa bensin sebanding dengan penurunan tajam nilai minyak nan mereka bayar. Harga-harga itu turun sangat cepat! Dengan kata lain, konsumen sedang ‘diperas’,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.
“Saya telah menginstruksikan DoJ untuk segera mulai menyelidiki perihal ini. Harga bensin semestinya turun jauh lebih sigap daripada nan saya lihat saat ini!” tambahnya.
Sebelumnya pada Selasa (23/6), Trump mengatakan bahwa nilai rata-rata bensin secara nasional telah turun sebesar 0,60 dolar AS (sekitar Rp10.771,8) per galon dibandingkan beberapa waktu lalu. Pekan lalu, nilai rata-rata bensin di Amerika Serikat turun hingga di bawah 4 dolar AS (sekitar Rp71.876) per galon untuk pertama kalinya sejak Maret.
Penurunan itu terjadi setelah Amerika Serikat dan Iran mengumumkan nota kesepahaman untuk mengakhiri bentrok di antara kedua negara serta memulihkan lampau lintas pelayaran melalui Selat Hormuz. (Ant/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·