Hanya Rp4 Jutaan, Seberat HP: Alasan DJI Lito 1 Jadi Pilihan Paling Rasional bagi Pemula

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

loading...

Inovasi sensor LiDAR dan sistem anti-tabrak 360 derajat menjadikan seri Lito sebagai standar baru bagi siapa saja nan mau mulai berkarya lewat udara tanpa akibat jatuh. Foto: DJI

JAKARTA - Terbangkan drone sekarang tidak lagi perlu keberanian besar. Ini lantaran DJI resmi merilis seri Lito di Indonesia. Tujuannya satu: menjawab ketakutan klasik pemula nan takut “hartanya” hancur menabrak tembok.

Ada dua model nan diluncurkan: Lito 1 dan Lito X1. Keduanya punya berat "ajaib" 249 gram. Angka ini krusial bagi pasar global. Di banyak negara, drone di bawah 250 gram minim regulasi. Tidak butuh izin terbang nan rumit. Ini strategi pasar nan sangat jitu untuk menarik pengguna kasual.

Keunggulan utamanya adalah Omnidirectional Obstacle Sensing. Sensor rintangannya ada di segala arah. Drone ini bisa mendeteksi tembok alias tebing secara otomatis.

Lito X1 apalagi lebih mewah. Ada tambahan sensor LiDAR di bagian depan. Teknologi ini biasanya ada di mobil otonom.

Navigasi jadi sangat presisi, apalagi di area menantang alias minim cahaya. DJI Lito 1 bisa disebut sebagai ini: "drone murah nan susah ditabrakkan".

 Alasan DJI Lito 1 Jadi Pilihan Paling Rasional bagi Pemula

Kameranya pun bukan kaleng-kaleng. Lito 1 dibekali sensor 1/2 inci CMOS 48 MP dengan aperture f/1.8. Hasil fotonya diklaim bisa mencapai resolusi 8K untuk kebutuhan cropping.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews