Hansi Flick: Barcelona Makin Kompak

Sedang Trending 1 jam yang lalu
 Barcelona Makin Kompak Barcelona vs Feyenoord(instagram/@fcbarcelona)

PELATIH Barcelona Hansi Flick menilai skuadnya menunjukkan perkembangan positif setelah mengawali langkah di Liga Champions dengan kemenangan telak 5-1 atas Feyenoord di Camp Nou, Kamis (10/9) awal hari WIB. Pelatih asal Jerman itu menyanjung kekompakan timnya nan sudah bermain sebagai satu kesatuan.

Kemenangan tersebut memperpanjang start sempurna Barcelona. Blaugrana telah memenangi seluruh lima pertandingan di beragam kejuaraan musim ini. Dalam empat di antaranya, Barcelona apalagi bisa mencetak sedikitnya lima gol.

Flick menilai hasil tersebut merupakan buah dari permainan kolektif Barcelona. Menurut dia, bukan sekadar jumlah gol nan membuatnya puas melainkan langkah para pemain menjalankan permainan sebagai sebuah tim.

"Lima pertandingan pertama kami melangkah sangat baik. Kami mencetak banyak gol, tetapi nan paling krusial adalah kami bermain sebagai tim, sebagai satu kesatuan," ucap Flick.

"Kami mengendalikan pertandingan, dominan, dan sangat menyenangkan melihatnya. Inilah style kami dan langkah kami mau bermain," lanjutnya.

Barcelona langsung tampil garang dan tidak memberi Feyenoord banyak ruang untuk berkembang. Raphinha membuka kelebihan ketika laga baru melangkah tiga menit. Karim Adeyemi kemudian menggandakan skor melalui tembakan melengkung dari luar kotak penalti.

Raphinha kembali mencatatkan namanya di papan skor pada babak kedua. Lamine Yamal kemudian memperbesar kelebihan Barcelona melalui tendangan bebas sebelum Gabriel Jesus melengkapi pesta gol tuan rumah. Feyenoord hanya bisa membalas sekali melalui Sem Steijn.

Raphinha menjadi bintang setelah menyumbang dua gol. Pemain Brasil itu sekarang berkedudukan sebagai penyerang tengah setelah Barcelona melepas Robert Lewandowski dan Ferran Torres. Perubahan posisi tersebut langsung memberikan hasil dengan torehan delapan gol dari lima pertandingan. Sang pemain menilai support suporter turut membantu tim tampil percaya diri, terutama saat bermain di hadapan publik sendiri.

"Ketika bermain di depan pendukung sendiri, kami selalu kudu menunjukkan sepak bola nan sempurna, alias setidaknya mendekati sempurna. Dengan support mereka, semuanya menjadi lebih mudah," kata Raphinha.

"Kami tampil sangat baik sejak awal, mengendalikan pertandingan, dan bisa memanfaatkan kesempatan nan didapat. Itu memberi kami banyak kepercayaan diri," imbuhnya.

Barcelona sebenarnya sempat mendapat gangguan cuaca sebelum pertandingan. Hujan deras mengguyur Camp Nou setelah beberapa hari Barcelona dilanda cuaca panas. Namun, kondisi tersebut tidak menghalang tuan rumah memulai pertandingan dengan cepat.

Raphinha mencetak gol pembuka ketika laga baru melangkah tiga menit. Adeyemi kemudian memperbesar kelebihan melalui sepakan dari luar kotak penalti nan melengkung melewati jangkauan kiper Feyenoord. Raphinha mencetak gol keduanya setelah menerima umpan terobosan dari Pedri lampau menuntaskan kesempatan dengan tenang untuk membawa Barcelona unggul 3-0.

Tim tamu sempat mencetak gol melalui Nacho Ferri, tetapi wasit menganulirnya setelah pemeriksaan VAR menunjukkan adanya offside dalam proses serangan. Yamal kemudian menambah kelebihan Barcelona melalui tendangan bebas.

Feyenoord mencoba memperkecil ketertinggalan dengan memasukkan Shaqueel van Persie, putra Robin van Persie. Upaya tim tamu akhirnya membuahkan hasil ketika Steijn mencetak gol setelah menerima umpan silang mendatar dari Goncalo Borges.

Barcelona kembali menekan pada menit-menit akhir. Gabriel Jesus menyambut umpan silang Yamal dengan sundulan tipis nan mengubah skor menjadi 5-1. Gol tersebut menjadi nan pertama bagi Jesus sejak berasosiasi dengan Barcelona dari Arsenal. Meski mengawali musim dengan hasil sempurna, Raphinha mengingatkan rekan-rekannya agar tidak sigap puas.

"Dalam musim nan panjang seperti ini, pasti ada banyak naik turun. Memulai musim seperti ini jelas memberi kami kepercayaan diri besar, tetapi kami kudu terus mempertahankannya," ujarnya.

"Kami hanya berambisi masa susah nan datang kelak bisa sesingkat mungkin," pungkas Raphinha.

(AFP/H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia