Achraf hakimi(Instagram/Achrafhakimi)
Di tengah bayang-bayang kasus norma nan tengah dihadapinya, kapten Timnas Maroko Achraf Hakimi menunjukkan ketenangan dan konsentrasi penuh saat memimpin timnya meraih kemenangan krusial di Piala Dunia 2026. Hal itu ditegaskan pembimbing Maroko Mohamed Ouahbi setelah timnya menundukkan Skotlandia 1-0 pada laga kedua Grup C, Sabtu (20/6) awal hari WIB.
Hakimi baru saja dipastikan bakal menjalani persidangan di Prancis mengenai tuduhan pemerkosaan nan dilaporkan seorang wanita berumur 24 tahun pada 2023. Bek Paris Saint-Germain (PSG) tersebut membantah seluruh tuduhan nan dialamatkan kepadanya. Meski rumor tersebut menjadi sorotan internasional, Ouahbi memastikan kondisi mental pemain berumur 27 tahun itu tetap stabil.
"Dia baik-baik saja. Pagi ini dia bangun, sarapan seperti biasa, mempersiapkan diri untuk pertandingan dan memberi motivasi kepada rekan-rekannya," kata Ouahbi.
"Dia berada di ruang tukar dengan konsentrasi penuh dan berkeinginan tampil maksimal. Kami semua mendukungnya, dan dia sangat tenang, sama sekali tidak terganggu," imbuhnya.
Hakimi tetap menjadi sasaran sorakan negatif dari sebagian penonton nan memadati Stadion Boston. Namun, bek kanan nan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Afrika 2025 itu bisa mengabaikan tekanan dari luar lapangan.
Kemenangan atas Skotlandia membikin Maroko mengoleksi empat poin dari dua pertandingan setelah sebelumnya bermain seri 1-1 melawan Brasil. Hasil tersebut membuka kesempatan besar Atlas Lions melangkah ke babak gugur saat menghadapi Haiti pada laga terakhir grup. Ouahbi apalagi menegaskan keyakinannya terhadap kualitas Hakimi nan dianggap sebagai salah satu pemain terbaik bumi di posisinya.
"Dia bakal memainkan lebih banyak pertandingan dahsyat lagi. Bagi saya, dia adalah bek kanan terbaik di bumi dan dia bakal membuktikannya di Piala Dunia ini," katanya.
"Dia sosok nan sangat krusial bagi saya, staf pelatih, para pemain, dan tim nasional Maroko," imbuhnya.
Sementara itu, kemenangan Maroko atas Skotlandia ditentukan oleh gol sigap Ismael Saibari. Gelandang PSV Eindhoven tersebut mencetak gol hanya dalam 71 detik, menjadi gol tercepat sejauh ini di Piala Dunia 2026. Itu merupakan gol keduanya di turnamen setelah sebelumnya juga membobol gawang Brasil. Penampilan impresif pemain kelahiran Spanyol itu disebut-sebut menarik minat raksasa Jerman, Bayern Muenchen, nan dikabarkan siap menebusnya dengan nilai transfer mencapai 55 juta euro. (E-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·