Hadiri Pemeriksaan, Nur Rohmah Mantan ART Erin Alami Gangguan Kecemasan

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Nur Rohmah, mantan Asisten Rumah Tangga (ART) nan menjadi saksi kunci bagi pelapor berjulukan Hera, menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa (9/6/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Kasus dugaan penganiayaan nan menyeret nama Erin memasuki babak baru. Nur Rohmah, mantan Asisten Rumah Tangga (ART) nan menjadi saksi kunci bagi pelapor berjulukan Hera, menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa (9/6).

Nur Rohmah datang didampingi kuasa hukumnya, Basuki, untuk menyerahkan bukti tambahan berupa hasil rekam medis mengenai kondisi kesehatan mental Nur Rohmah pasca bekerja di kediaman Erin.

Basuki menegaskan, kliennya perlu memberikan penjelasan lebih mendalam kepada interogator berasas temuan medis tersebut.

"Teh Nur bakal memberikan keterangan ke interogator mengenai tambahan keterangan dimaksud. Bukti tambahan hanya kemarin kami ambil ialah bukti tes kesehatan psikologis beliau nan kemarin sudah ditangani ya," ujar Basuki ditemui di Polres Jakarta Selatan.

Nur Rohmah, mantan Asisten Rumah Tangga (ART) nan menjadi saksi kunci bagi pelapor berjulukan Hera, menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa (9/6/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Basuki menunjukkan arsip rekam medis kliennya. Ia membacakan perincian pemeriksaan ilmu jiwa nan dilakukan pada 5 Juni 2026, nan mencakup beragam metode pertimbangan mulai dari wawancara hingga psikotes untuk mengukur kesehatan jiwa kliennya.

Berdasarkan pertimbangan profesional, ditemukan adanya indikasi gangguan kesehatan mental nan memengaruhi kehidupan sehari-hari sang mantan ART.

"Berdasarkan pemeriksaan ilmu jiwa nan dilakukan dapat disimpulkan bahwa Saudari Nur Rohmah menunjukkan karakter gangguan jiwa berupa gangguan kekhawatiran tertentu lainnya. Kondisi nan dialami Saudari ini mempengaruhi aspek kognitif, emosi, dan sosial dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," ungkap Basuki mengutip konklusi medis.

Tak hanya hasil diagnosis, arsip tersebut juga memuat rekomendasi medis bagi pemulihan Nur Rohmah.

"Saudari Nurroh minta untuk dapat mengikuti intervensi ilmu jiwa secara berkala. Kedua, saudari Nurroh disarankan mengikuti pemeriksaan lanjutan dengan psikolog forensik. Ketiga, support dari family dan orang terdekat agar dapat memberikan situasi nan lebih kondusif," tambah Basuki.

Konferensi Mantan ART Erin, Herawati di Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (9/5/2026). Foto: Giovanni/kumparan

Basuki percaya kondisi gangguan kekhawatiran nan dialami Nur Rohmah bukan tanpa alasan. Ia menegaskan ada hubungan sebab-akibat nan kuat antara kondisi mental kliennya saat ini dengan kejadian nan dialami selama bekerja sebagai ART di rumah Erin.

"Betul sekali (sebab-akibat). Jadi rentetan peristiwa nan dialami saat beliau ada di tempat bekerja, inilah nan hasilnya didapatkan setelah mengikuti serangkaian tes pada tanggal 5 nan lalu," tutup Basuki sebelum memasuki ruang penyidik.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan