Hadiri Hari Lanjut Usia Nasional ke-30, Pramono Ajak Lansia Produktif

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Suasana seremoni Hari Lanjut Usia Nasional ke-30 tahun 2026 di area Ancol, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 nan digelar Forum Komunikasi Lanjut Usia Provinsi DKI Jakarta di area Ancol, Jakarta Utara, Selasa (14/7). Acara tersebut diikuti sekitar 500 lansia dari lima wilayah kota manajemen Jakarta.

Dalam sambutannya, Pramono mengapresiasi semangat para lansia nan tetap aktif dan produktif. Ia mengaku kagum memandang penampilan para peserta, termasuk seorang penari berumur 74 tahun nan tetap tampil energik.

“Hari ini saya betul-betul gembira, enggak nyangka ada penari nan usianya 74 tahun tetap megal-megolnya luar biasa. nan saya lihat adalah semangatnya,” kata Pramono.

Menurut Pramono, semangat tersebut menunjukkan bahwa para lansia di Jakarta tetap bisa menjalani kehidupan secara produktif. Ia pun membujuk para lansia untuk terus menjaga kesehatan dan memanfaatkan beragam akomodasi nan telah disediakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai menghadiri seremoni Hari Lanjut Usia Nasional ke-30 tahun 2026 di area Ancol, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Pramono mengatakan saat ini jumlah lansia di Jakarta mencapai sekitar 1,1 juta jiwa alias sekitar 10 persen dari total masyarakat ibu kota.

“Yang pertama, sekarang naik transportasi apa pun cuma-cuma nan dikelola Pemerintah DKI Jakarta. Tapi jika diurus. Jadi tolong diurus untuk bisa mendapatkan kartunya untuk transportasi cuma-cuma di Jakarta,” ujarnya.

Selain transportasi gratis, kata Pramono, Pemprov DKI juga menyediakan beragam jasa bagi lansia, mulai dari support sosial, jasa kesehatan cuma-cuma di rumah sakit dan puskesmas milik pemerintah hingga program Sekolah Lansia.

Ia menyebut hingga sekarang sebanyak 168.491 penduduk telah menerima Kartu Lansia Jakarta (KLJ), sementara Jakarta juga mempunyai 78 Sekolah Lansia dengan sekitar 2.278 peserta.

Suasana seremoni Hari Lanjut Usia Nasional ke-30 tahun 2026 di area Ancol, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

“Yang paling krusial bagi lansia adalah merasa tetap produktif, bahagia, happy, dan nan paling utama adalah tetap mendapatkan rasa kasih sayang dari keluarga,” ucapnya.

Pramono juga mengingatkan para lansia untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan lantaran jasa tersebut telah difasilitasi secara cuma-cuma oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Kalau diminta untuk check-up, jangan enggak check-up. Sudah check-up-nya cuma-cuma masa enggak mau check-up,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Forum Komunikasi Lanjut Usia Provinsi DKI Jakarta Maria Ulfani mengucapkan terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta atas support terhadap penyelenggaraan HLUN ke-30. Ia mengatakan para lansia merasa mendapat perhatian dari pemerintah.

“Kami sangat terharu dan kaget, Bapak. Begitu besar kasih sayang, cinta kasih kepada kami para lansia. Terima kasih, Bapak,” kata Maria.

Ketua Forum Komunikasi Lanjut Usia DKI Jakarta Maria Ulfani saat menghadiri seremoni Hari Lanjut Usia Nasional ke-30 tahun 2026 di area Ancol, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Maria menjelaskan para lansia nan datang berasal dari lima wilayah Jakarta dan tetap aktif mengikuti beragam kegiatan, seperti bermain angklung, menari, hingga rutin memeriksakan kesehatan.

“Kami tidak mau menjadi beban anak dan cucu. Kami mau terus berkarya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Maria juga menyampaikan angan agar Forum Komunikasi Lanjut Usia DKI Jakarta kembali mempunyai tempat untuk berkumpul dan berkegiatan. Menurutnya, letak nan sebelumnya digunakan sekarang telah dialihkan untuk program Sekolah Rakyat.

Suasana seremoni Hari Lanjut Usia Nasional ke-30 tahun 2026 di area Ancol, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Menanggapi permintaan tersebut, Pramono langsung meminta jajarannya mencarikan letak baru sebagai tempat pertemuan bagi para lansia.

“Tadi saya bilang sama Pak Iqbal, ‘Kalau Bapak enggak memenuhi permintaan lansia, kualat.’ Jadi tolong carikan sampai dapat untuk tempat pertemuan lansia di Jakarta ini,” ujar Pramono.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan