
Timnas Cape Verde tidak gentar dan memandang laga melawan Timnas Argentina sebagai kesempatan (Foto: FIFA)
HOUSTON – Pelatih Timnas Cape Verde, Pedro Brito ‘Bubista’, mengaku bangga bisa berjumpa Timnas Argentina di 32 besar Piala Dunia 2026. Partai itu bakal jadi kesempatan mengenalkan negaranya ke bumi luar.
Timnas Cape Verde mencetak sejarah! Tim debutan di Piala Dunia 2026 tersebut sukses melangkah ke fase gugur usai menahan Timnas Arab Saudi 0-0 di Stadion Houston, Houston, Amerika Serikat (AS), Sabtu (27/6/2026) pagi WIB.
Lionel Messi mencetak gol di laga Timnas Argentina vs Timnas Austria (Foto: FIFA)
Hasil itu membawa Cape Verde duduk sebagai runner up Grup H Piala Dunia 2026 dengan tiga poin. Mereka lolos usai Timnas Spanyol menumbangkan Timnas Uruguay dengan skor 1-0.
1. Bangga Bertemu Argentina
Kelolosan Cape Verde menambah sorotan terhadap negara mini tersebut. Sebelumnya, mereka mencuri perhatian bumi dengan menahan Spanyol 0-0 di partai pertama kendati digempur habis-habisan.
Sayangnya, kejutan mereka berpotensi terhenti di babak 32 besar. Pasalnya, Cape Verde bakal menghadapi juara Grup J nan sudah pasti menjadi milik Argentina.
Bukannya risau, Bubista justru merasa bangga. Ia tak ragu menyebut Tubaroes Azuis siap memberikan perlawanan lewat style sepakbola nan selama ini sudah jadi identitas mereka.
“Pertama-tama, kami bangga bisa bermain melawan Argentina. Ini adalah negara nan punya keterikatan panjang dengan kami. Di atas itu semua, kemauan kami adalah bisa bermain dengan identitas kami siapapun lawannya,” kata Bubista, dikutip dari The Guardian, Sabtu (27/6/2026).
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·