Habiburokhman Apresiasi BNN Usai Bongkar Jaringan Ganja Gayo-Medan, Sita 93 Kg

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Ketua Komisi III DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman gelar konvensi pers Komisi III DPR RI soal RUU Perampasan Aset di DPR, Senin (13/7). Foto: Abid Raihan/kumparan

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyampaikan apresiasinya pada Badan Narkotika Nasional (BNN) RI di bawah kepemimpinan Komjen Pol Suyudi Ario Seto, nan baru saja membongkar jaringan peredaran gelap narkotika jenis ganja lintas provinsi Gayo-Medan di wilayah Sumatera Utara.

Dalam pengungkapan ini, tim campuran BNN RI dan BNN Provinsi Sumatera Utara menangkap kurir beserta penerima peralatan melalui operasi penyamaran (undercover buy) di tiga letak di Kabupaten Deli Serdang. Dari operasi tersebut, BNN menyita sekitar 93 kilogram ganja dan tetap mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pemasok, bandar, serta pihak nan mengendalikan jaringan tersebut.

"Kami di Komisi III DPR RI memberikan penghormatan dan apresiasi nan setinggi-tingginya kepada Kepala BNN RI, Bapak Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, beserta seluruh tim campuran Direktorat Intelijen BNN RI dan BNNP Sumatera Utara. Penangkapan kurir beserta penerima peralatan dengan peralatan bukti nyaris 93 kilogram ganja ini adalah bukti nyata komitmen, ketangguhan, dan ketajaman intelijen BNN dalam melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika," ujar Habiburokhman dalam keterangan nan diterima, Sabtu (1/8).

Ia menilai, kepemimpinan Komjen Suyudi membawa daya baru nan responsif dan progresif dalam penegakan norma tindak pidana narkotika. Keberhasilan menindak operasi terselubung (undercover) di tiga titik letak (TKP) di Kabupaten Deli Serdang menunjukkan koordinasi dan efektivitas lapangan nan sangat solid.

Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto memberikan sambutan pada pembukaan Focus Group Discussion (FGD) mengenai pengaturan rokok elektronik (vape) dan pembatasan penggunaan dinitrogen oksida di Kantor BNN RI, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (18/2/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Lebih lanjut, Ketua Komisi III DPR RI menekankan beberapa poin penting:

1. Komisi III bakal terus memberikan support politik, anggaran, dan izin bagi BNN RI untuk memperkuat kapabilitas intelijen serta penindakan di wilayah-wilayah rawan jalur peredaran narkoba.

2. Komisi III DPR juga mendorong BNN untuk tidak berakhir pada level kurir dan pemesan lokal, tetapi terus melakukan pengembangan (deepening) guna membongkar seluruh jaringan intelektual dan penyandang biaya di kembali jaringan Gayo-Medan tersebut.

3. Keberhasilan operasi ini mengirimkan pesan kuat kepada para bandar dan sindikat narkoba bahwa tidak ada ruang kondusif bagi peredaran gelap narkotika di Indonesia.

"Kerja keras BNN di lapangan bukan sekadar menyelamatkan ribuan nyawa dari ancaman narkoba, tetapi juga menegakkan kehormatan norma negara. Kami di DPR RI bakal terus berada di belakang BNN untuk memberantas kejahatan narkotika hingga ke akar-akarnya," pungkas Habiburokhman.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan