Gus Ipul Bicara Etika Komunikasi Publik, Harus Utamakan Data dan Fakta

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) angkat bicara mengenai pernyataan Amien Rais nan belakangan menjadi sorotan publik setelah beredar luas di media sosial.

Pernyataan tersebut muncul dalam sebuah video nan diunggah melalui kanal YouTube pribadi Amien Rais. Dalam video itu, Amien Rais menyinggung kedekatan Presiden Prabowo Subianto dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Video tersebut kemudian menuai beragam respons dari masyarakat sebelum akhirnya tidak lagi dapat diakses publik.

Menanggapi perihal tersebut, Gus Ipul menyampaikan pandangannya mengenai pernyataan Amien Rais dalam video tersebut. Gus Ipul memberikan respon singkat dan tegas nan mengaitkan pengalamannya di masa lalu, khususnya dengan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

"Kalau Pak Amien Rais saya selalu ingat Gus Dur. Jadi memang (Amien Rais) enggak bisa dipercaya," ujar Gus Ipul dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Hal itu dia katakan kepada awak media di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta Pusat, Selasa (5/5).

Gus Ipul menilai, penyampaian pendapat di ruang publik perlu dilakukan secara hati-hati, terlebih jika menyangkut hal-hal nan berkarakter personal. Menurutnya, komunikasi publik semestinya tetap mengedepankan etika serta berbasis pada info dan fakta.

Isu tersebut juga memicu reaksi dari beragam kalangan. Sejumlah pihak menilai narasi nan disampaikan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik lantaran menyentuh ranah personal.

Gus Ipul mengingatkan pentingnya menjaga kualitas komunikasi di ruang publik agar tidak memperkeruh suasana dan membujuk semua pihak untuk tetap konsentrasi pada kerja nyata nan berakibat bagi masyarakat. (akn/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News