Gunung Semeru Ditutup Total Imbas Karhutla, Ribuan Pendaki Gagal Mendaki

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menutup jalur pendakian Gunung Semeru. Penutupan jalur pendakian Gunung Semeru lantaran adanya kebakaran lahan dan rimba (Karhutla) di area Blok Ranu Kembang.

Dilansir detikJatim, Senin (31/8/2026), kebijakan itu berakibat langsung pada ribuan calon pendaki nan telah merencanakan perjalanan menuju puncak tertinggi di Pulau Jawa tersebut hingga pemisah waktu nan belum ditentukan. Berdasarkan data, tercatat seluruh pendaki terdampak semula dijadwalkan melakukan aktivitas pendakian dalam rentang waktu 27 Agustus hingga 2 September 2026.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, mengonfirmasi perincian jumlah visitor nan kandas mendaki akibat peristiwa tersebut. Kata Endrip, 1.235 pendaki kandas mendaki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau nan terdampak ada 162 kelompok, ialah 1.217 WNI dan 18 WNA," ujar Endrip saat dikonfirmasi.

Balai Besar TNBTS memfasilitasi dua skema solusi bagi para pemegang tiket, ialah opsi pengembalian biaya (refund) secara penuh alias penjadwalan ulang (reschedule) tanpa dikenakan biaya tambahan. Dana pengembalian bakal ditransfer secara langsung ke rekening visitor dengan perkiraan waktu proses 3 hingga 14 hari kerja setelah verifikasi info selesai.

Bagi visitor nan memilih opsi penjadwalan ulang, Balai Besar TNBTS menawarkan masa kunjungan baru mulai 15 September hingga 30 November 2026. Namun, pengelola menerapkan patokan ketat untuk mencegah penyalahgunaan tiket.

Baca buletin selengkapnya di sini.

(whn/idh)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑