Gunung Bromo Terbakar Lagi, Api Lahap Savana Pengol

Sedang Trending 49 menit yang lalu
Kebakaran Gunung Bromo, Kamis (10/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kawasan wisata Gunung Bromo kembali terbakar pada Kamis (10/9). Api terlihat membakar area Savana Pengol dan perbukitan di sekitarnya.

Api diketahui muncul di perbukitan Savana Pengol, masuk wilayah Kabupaten Probolinggo, nan berada tepat di timur Gunung Bromo, dan utara dari Lembah Watangan. Api terlihat jelas dari Jalan Lingkar Kaldera Tengger (JLKT), nan merupakan akses utama mobilitas di Lautan Berbisik.

Kencangnya angin nan berembus pada Kamis malam, membikin api kian meluas menyelimuti perbukitan dari titik awal Savana Pengol. Belum diketahui pasti berapa luas area nan terbakar.

Pranata Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) Endrip Wahyutama membenarkan adanya kebakaran di area Gunung Bromo.

"Terkait kejadian kebakaran di area Bromo, sementara kami sampaikan bahwa betul telah terjadi kebakaran di area Savana Pengol. Berdasarkan info awal, kejadian diketahui pada Kamis sore, 10 September 2026," kata Endrip Wahyutama saat dikonfirmasi, Kamis (10/9).

instagram embed

Api disebut Endrip membakar sebagian besar vegetasi di Savana Pengol berupa Pohon Cemara Gunung, Mentigi, Kemlandingan Gunung, Semak Belukar, hingga tumbuhan bawah seperti Teki, Sere Gunung, dan Anggrek Tanah.

Ia mengaku belum mengetahui asal titik api dan sumber kebakaran tersebut. Area nan terbakar juga berbeda dari kebakaran nan terjadi pada Agustus lalu.

"Untuk perincian mengenai titik awal maupun penyebab kebakaran, saat ini belum dapat kami sampaikan lantaran petugas tetap melakukan penanganan dan pemantauan di lapangan. Penanganan saat ini melibatkan unsur petugas TNBTS, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api (MPA). Kami juga tetap melakukan koordinasi dengan pihak-pihak mengenai untuk mendukung penanganan di lapangan," jelasnya.

Meski titik api kembali muncul dan membesar, aktivitas visitor tetap dibuka. Menurut Endrip mengenai operasional Bromo tetap kudu dikoordinasikan dengan sejumlah pihak.

"Status akses dan aktivitas wisata Gunung Bromo, saat ini ketua tetap berada di letak kebakaran dan proses koordinasi tetap berlangsung. Untuk sementara belum ada info mengenai perubahan status akses nan dapat kami sampaikan," tukasnya.

Sebelumnya Gunung Bromo juga pernah terbakar pada Agustus 2026. Api terus membesar membakar vegetasi tanaman nan terdiri dari mentigen, akasia, semak belukar, hingga pinus gunung.

Ribuan petugas campuran berjibaku sejak Selasa, 3 Agustus hingga api sukses dipadamkan pada 15 Agustus 2026. Tercatat luasan area nan terbakar mencapai 1.121,66 hektare.

Operasi pemadaman dinyatakan ditutup pada Selasa, 18 Agustus 2026, setelah tim campuran dari Satuan Tugas (Satgas) melakukan pertimbangan menyeluruh wilayah TNBTS. Area Bromo nan sebelumnya ditutup, dibuka kembali pada 20 Agustus 2026.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan