Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud buka bunyi mengenai berita pembaharuan rumah dinas menggunakan anggaran mencapai Rp25 miliar.
Rudy menjelaskan anggaran tersebut tak hanya digunakan untuk pembaharuan rumah dinas gubernur, tetapi rumah dinas wakil gubernur serta akomodasi pendukung seperti pendopo.
Ia menyebut proses penganggaran pembaharuan dilakukan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi intinya jika Rp25 miliar itu tidak hanya untuk rumah Gubernur saja, tapi juga Wakil Gubernur dan pendopo-pendopo nan ada di situ lantaran ada guest house-nya,"kata Rudy di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (7/4).
Ia menyebut selama lebih dari 10 tahun, rumah dinas gubernur tidak ditempati. Rudy mengatakan proses pembaharuan rumah itu sekarang telah selesai.
"Rumah dinasnya kita benahin. Mulai banyak sekali nan tidak ada, mulai dari elektroniknya tidak ada, toiletnya banyak nan kudu dibenahi, lampu-lampunya dan sebagainya, termasuk televisi-televisinya, sofa-sofanya sudah tidak layak kita baikin kembali untuk menerima seluruh kegiatan-kegiatan pemerintahan Provinsi Kalimantan Timur," katanya.
Rudy mengaku memilih tinggal di rumah dinas lantaran lebih efektif dan efisien, mengingat lokasinya berada di dekat instansi gubernur.
"Saya tinggalnya di rumah dinas. Di Kalimantan Timur kami tinggalnya, stay-nya di rumah dinas, lantaran kantornya di samping, jadi kami jalan kaki," ujarnya.
(yoa/gil)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·