Gubernur Bali Wayan Koster Bantah Hambat Program Makan Bergizi Gratis

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

, DENPASAR, – Gubernur Bali Wayan Koster secara tegas membantah tudingan bahwa dirinya tidak mendukung dan menghalang program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bantahan ini disampaikan langsung oleh Koster menanggapi tindakan massa nan mendatangi Kantor Gubernur Bali pada Selasa (30/6) lalu.

Dalam keterangan resminya di Denpasar, Sabtu, Koster menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Bali telah mengambil langkah nyata dengan menyediakan lahan seluas 7,1 hektare untuk pembangunan akomodasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Pemprov Bali telah mengambil langkah nyata dalam mendukung beragam program strategis nasional, pertama, penyediaan lahan seluas 7,1 hektare untuk pembangunan akomodasi SPPG untuk Program MBG,” ujar Koster.

Pembangunan SPPG Tersebar di Seluruh Bali

Gubernur Koster menegaskan bahwa pembangunan SPPG tersebut apalagi telah tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Bali. Pengajuan pembangunan akomodasi ini sudah disampaikan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sejak 20 Mei 2025.

Ia juga menekankan pemahamannya terhadap tatanan bernegara, di mana pemerintah wilayah bertanggung jawab melaksanakan kebijakan dan program strategis pemerintahan nan dipimpin oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Saya sangat memahami tatanan bernegara dan penyelenggaraan pemerintahan, bahwa pemerintahan kita hanya satu, meliputi pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” tegasnya.

Dukungan untuk Program Nasional Lainnya

Selain program MBG, Koster juga meluruskan komitmen Pemprov Bali terhadap program nasional lainnya nan disinggung dalam tindakan massa. Untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pihaknya telah menyediakan lahan seluas lebih dari 2 hektare nan tersebar di kota/kabupaten se-Bali.

Sementara untuk program Sekolah Rakyat, Pemprov Bali menyediakan lahan seluas 5,67 hektare di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. “Pembangunan sudah nyaris selesai dan telah dilakukan persiapan untuk penerimaan siswa baru,” ucap Koster.

Gubernur Koster membujuk seluruh komponen masyarakat Bali, termasuk pengguna media sosial, untuk mengedepankan info nan akurat, objektif, dan bertanggung jawab. Ia meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh pemberitaan nan dinilainya menyesatkan.

“Khususnya kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh pemberitaan nan menyesatkan, mari kita dukung dan sukseskan berbareng program strategis nasional nan dilaksanakan oleh Presiden RI,” kata dia.

Sejak awal, Gubernur Koster telah menginstruksikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali beserta kepala perangkat wilayah mengenai untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan kabupaten/kota se-Bali demi kelancaran penyelenggaraan ketiga program tersebut.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional
↑