Greenovate Jadi Ajang Generasi Muda Kembangkan Bisnis Berkelanjutan

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Greenovate Jadi Ajang Generasi Muda Kembangkan Bisnis Berkelanjutan Antusiasme terhadap Greenovate tecermin dari lebih dari 150 buahpikiran upaya berkepanjangan nan diajukan oleh lebih dari 400 mahasiswa dari beragam perguruan tinggi di Indonesia.(Dok. TBS Foundation)

SEIRING dengan percepatan transisi menuju ekonomi hijau, kebutuhan terhadap talenta nan bisa menghadirkan solusi upaya berkepanjangan semakin meningkat. Berdasarkan info Kementerian PPN/Bappenas tahun 2025, proporsi tenaga kerja hijau di Indonesia baru mencapai sekitar 3,45 juta orang alias 2,6% dari total tenaga kerja nasional.

Menjawab kebutuhan tersebut, TBS Foundation menghadirkan Greenovate, sebuah kejuaraan pengembangan talenta hijau nan mendorong mahasiswa dari beragam wilayah di Indonesia untuk mengembangkan buahpikiran berkepanjangan menjadi solusi upaya nan berpotensi memberikan akibat nyata.

Di tengah meningkatnya tantangan keberlanjutan, mahasiswa Indonesia menyimpan potensi besar untuk melahirkan beragam penemuan nan menjawab kebutuhan masyarakat. Agar penemuan tersebut dapat berkembang dan menjadi solusi nan siap diimplementasikan, dibutuhkan ekosistem nan menghubungkan bumi akademik dengan pelaku industri, praktisi keberlanjutan, dan investor. 

Greenovate datang sebagai jembatan kerjasama tersebut melalui proses mentoring dan penguatan model upaya sehingga para peserta tidak hanya menghasilkan gagasan, tetapi juga mempersiapkan solusi nan lebih matang dan berkelanjutan.

Antusiasme terhadap Greenovate tecermin dari lebih dari 150 buahpikiran upaya berkepanjangan nan diajukan oleh lebih dari 400 mahasiswa dari beragam perguruan tinggi di Indonesia.

Setelah melalui proses seleksi, delapan tim terbaik sukses melaju ke babak Grand Final. Mereka mewakili Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Mulawarman, Universitas Palangka Raya, Universitas Sumatera Utara, Universitas Tanjungpura, dan Universitas Cenderawasih. 

Inovasi nan mereka kembangkan mencakup beragam rumor strategis, mulai dari ekonomi sirkular, daya bersih, ketahanan air, pengelolaan limbah, hingga pengembangan material ramah lingkungan.

Delapan tim finalis tersebut juga mencerminkan semangat kerjasama nan inklusif. Setiap tim finalis mempunyai keterwakilan perempuan, sementara enam dari delapan mentor Greenovate merupakan wanita nan mempunyai pengalaman memimpin di bagian keberlanjutan, bisnis, energi, dan teknologi. Pendekatan ini diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang bagi wanita untuk berkontribusi sebagai inovator maupun pemimpin dalam ekosistem ekonomi hijau Indonesia.

Executive Director TBS Foundation, Anugraha Dezmercoledi, mengatakan bahwa Greenovate dirancang untuk mempertemukan potensi generasi muda dengan pengalaman para praktisi sehingga penemuan nan lahir mempunyai kesempatan berkembang menjadi solusi nan relevan bagi masyarakat. 

"Kami percaya mahasiswa Indonesia mempunyai potensi besar untuk menghadirkan solusi atas beragam tantangan keberlanjutan. Melalui Greenovate, mereka tidak hanya mendapatkan ruang untuk mengembangkan ide, tetapi juga kesempatan belajar langsung dari para praktisi, memperkuat model bisnis, serta membangun jejaring nan dibutuhkan agar penemuan tersebut dapat berkembang lebih jauh," ujar Anugraha.

Menjelang Grand Final, seluruh finalis mengikuti rangkaian mentoring berbareng para ahli dari beragam sektor untuk menyempurnakan model upaya dan menguji kepantasan solusi nan mereka kembangkan. Para peserta mendapatkan pendampingan dari praktisi lintas industri, termasuk para pemimpin dari TBS Group dan anak usahanya seperti
Electrum dan ARAH Environmental Indonesia; serta perusahaan lainnya, seperti PT Freeport Indonesia, Unilever Indonesia, dan CarbonX.

Puncak rangkaian Greenovate bakal berjalan pada babak Grand Final nan diselenggarakan pada 5 Agustus 2026 di Jakarta, mempertemukan delapan tim terbaik untuk mempresentasikan penemuan mereka di hadapan majelis juri nan terdiri dari Gita Sjahrir, Managing Director for Investor Relations TBS; Iwan Syahril, Member of the Board of Supervisors TBS Foundation; dan Roderick Purwana, Managing Partner East Ventures. Pada tahap ini, para finalis bakal mempresentasikan penemuan nan telah mereka kembangkan selama mengikuti proses pembinaan.

"Kami mau Greenovate menjadi awal dari perjalanan panjang para inovator muda Indonesia. Kami berambisi ide-ide nan lahir dari program ini tidak berakhir sebagai konsep, tetapi berkembang menjadi solusi nyata nan memberikan akibat bagi masyarakat sekaligus mendukung percepatan transisi menuju ekonomi hijau Indonesia. nan tidak
kalah penting, kami mau membangun ekosistem kolaboratif nan memungkinkan para peserta untuk terus bertumbuh apalagi setelah program ini berakhir," tutup Anugraha. (E-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia