Grammy Akan Tinjau Ulang Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya

Sedang Trending 1 hari yang lalu
CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. Foto: Rebecca Sapp/Getty Images/AFP

Recording Academy mengisyaratkan bakal meninjau kembali kategori Asian Pop di Grammy Awards nan diumumkan Juni lalu. Hal ini menyusul keputusan BTS nan tidak mengusulkan musik mereka untuk Grammy Awards 2027.

Dilansir Variety, CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. dalam pernyataan tertulisnya mengatakan Grammy hadir untuk melayani seluruh insan musik.

"Dan bagian dari tanggung jawab tersebut adalah memastikan tidak ada bunyi alias organisasi nan terabaikan alias disalahpahami," kata Mason.

Berdasarkan obrolan nan mereka lakukan dengan banyak pihak dalam dua minggu terakhir, Mason mengatakan, terlepas dari niat dan kemauan Grammy untuk menjadi lebih inklusif, ada sejumlah artis nan merasa kategori Asian Pop belum merepresentasikan musik nan mereka kerjakan sesuai dengan nan mereka harapkan.

"Sebagai seorang musisi, saya sangat mempertimbangkan perihal tersebut," tutur Mason.

CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. Foto: Arturo Holmes/Getty Images/AFP

CEO Recording Academy dan Petinggi Grammy Sudah Diskusi Terkait Kategori Asian Pop

Mason menyatakan, selama enam tahun terakhir, Recording Academy bisa mengambil tindakan tegas dan bergerak sigap untuk memenuhi kebutuhan organisasi musik.

"Manajemen dan Dewan berkomitmen untuk bekerja sama agar terus mengikuti perkembangan tersebut dan memastikan para musisi nan kami hormati betul-betul merasa dilihat dan didengar melalui tindakan kami," ucap Mason.

Seorang sumber mengatakan kepada Variety bahwa Mason dan sejumlah pelaksana Grammy telah berbincang dengan para artis serta pelaksana nan mewakili K-pop, J-pop, C-pop, India, dan sejumlah organisasi musik lainnya.

Recording Academy juga bakal mengumpulkan seluruh personil Board serta Awards & Nominations Committee untuk bekerja sama dengan personil dan para pemimpin dari organisasi tersebut.

Mereka bakal meminta masukan lebih lanjut mengenai kategori baru tersebut, sekaligus proses nan digunakan Academy dalam memperkenalkan kategori dan penghargaan baru.

Para personil boy band Korea Selatan BTS tampil selama pertandingan final turnamen sepak bola Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 19 Juli 2026. Foto: Juan Mabromata / AFP

Seorang sumber juga mengatakan bahwa sejumlah sukarelawan dari Academy’s Gold Music Alliance telah mendapat 'intimidasi dan ancaman dari pengguna media sosial' nan mengira mereka terlibat dalam pembuatan kategori tersebut. Padahal, kategori tersebut ditentukan melalui proses tahunan Awards & Nominations.

Di bawah kepemimpinan Mason, Recording Academy memang menunjukkan kemauan besar untuk mengevaluasi kembali kebijakan maupun keputusan nan telah mereka buat usai menuai kritik.

Academy juga telah berupaya memperbarui sekaligus mendiversifikasi keanggotaannya. Namun, penghargaan nan dibuat berasas aliran tertentu dapat menjadi persoalan.

Banyak artis nan identik dengan aliran tertentu justru lebih memilih musik mereka dinilai dalam kategori umum, bukan ditempatkan dalam kategori nan secara unik memisahkan aliran alias wilayah tertentu. Hal tersebut tampaknya juga menjadi argumen di kembali keputusan BTS.

"Kami berambisi musik kami dapat didengar dan dicintai sebagaimana adanya, bukan dibagi berasas wilayah alias bahasa," kata member BTS.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan